Aliansi Masyarakat Amberi Desak RDP Terbuka Soal PLTD Lambuya
Masyarakat Ring 1 Desa Amberi menolak kehadiran PLTD Lambuya dan mendesak DPRD Konawe gelar RDP terbuka untuk klarifikasi perizinan, dampak lingkungan, serta penggunaan dana CSR.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Konflik terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Lambuya di Desa Amberi, Kecamatan Lambuya, semakin memanas. Ketua Aliansi Masyarakat Amberi Peduli Hukum, Didin Addinsyah Laewani, mengecam tindakan Kepala Desa yang dianggap mengabaikan suara warga terdampak. Ia menegaskan bahwa keberadaan PLTD di tengah pemukiman warga Ring 1 telah menimbulkan kebisingan yang mengganggu ketenangan hidup, tanpa adanya klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Didin menyoroti adanya dugaan ketidaklengkapan dokumen perizinan dan ketidaksesuaian dengan rencana tata ruang. Ia menekankan bahwa warga Ring 1 berhak mendapatkan penjelasan transparan mengenai status legalitas proyek, dampak lingkungan, serta upaya pengendalian kebisingan. Menurutnya, keputusan yang diambil tanpa melibatkan masyarakat terdampak merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang dan melanggar prinsip musyawarah.
Dalam forum sosialisasi, masyarakat menolak upaya yang menganggap bantuan sembako sebagai kompensasi atas kerusakan kualitas hidup. Didin menegaskan bahwa dana Corporate Social Responsibility (CSR) bukan alat untuk menutupi kewajiban hukum perusahaan. Ia menekankan bahwa kewajiban lingkungan dan kompensasi bagi warga terdampak adalah dua hal yang berbeda dan tidak bisa digantikan dengan bantuan sosial.
Kronologi keributan saat sosialisasi menunjukkan ketegangan yang memuncak. Didin mengungkapkan bahwa saat dirinya mempertanyakan kompensasi, sejumlah warga yang tidak terdampak langsung menunjuk-nunjuk dan meminta dirinya diam. Reaksi warga Ring 1 yang langsung bangkit dan menolak, menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan sepihak. Bahkan, saat suasana ricuh, Kades Amberi mengaku menerima PLTD secara aklamasi—sebuah tindakan yang dinilai bertentangan dengan aspirasi mayoritas warga.
Aliansi meminta DPRD Kabupaten Konawe segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terbuka dengan mengundang seluruh pihak terkait, termasuk instansi teknis seperti DLH, DPMPTSP, Dinas PUPR, ESDM Provinsi, PLN Nusantara Power, dan perwakilan perusahaan (PT Bintang Bangkit Bersama). RDP harus membahas seluruh aspek hukum, lingkungan, sosial, dan kebijakan, termasuk penggunaan CSR dan tuntutan kompensasi. Penegasan ini didasarkan pada Pasal 28H UUD 1945, UU Lingkungan Hidup, PP 22/2021, serta aturan tata ruang dan ketenagalistrikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Gelaran Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari berhasil tingkatkan inklusi keuangan Sultra menjadi 85,52 persen dari 83 persen tahun sebelumnya.
24 Oktober 2026

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

