China Perketat Aturan AI di Drama Pendek
Mahkamah Agung China keluarkan panduan hukum baru untuk menekan penggunaan AI tanpa izin dalam produksi drama pendek, khususnya manipulasi wajah dan suara.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Mahkamah Agung Tiongkok telah mengeluarkan pedoman hukum baru yang secara tegas membatasi penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam industri drama pendek, terutama terkait praktik face-swapping dan kloning suara tanpa persetujuan. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap peningkatan kasus pelanggaran hak cipta dan hak atas identitas pribadi yang semakin marak di tengah boomingnya konten micro-drama di dalam negeri. Aturan terbaru menetapkan bahwa penggunaan identitas visual atau audio yang dapat diidentifikasi tanpa izin secara hukum dikategorikan sebagai pelanggaran, yang kini dapat ditindak di pengadilan perdata.
Regulasi baru ini jauh lebih mengikat dibandingkan imbauan administratif sebelumnya, memberikan dasar hukum yang kuat bagi penegakan hukum. Pengacara dari Beijing, Wu Xiaolin, menyebut bahwa aturan ini kini menjadi acuan eksekusi langsung dalam proses perdata, membatasi kemungkinan eksploitasi AI secara sembarangan. Dengan semakin tingginya volume produksi, industri drama pendek di Tiongkok mengalami pertumbuhan ekstrem, mencatat 33 ribu judul yang tayang sepanjang 2025 dan menarik hampir 700 juta penonton dalam negeri.
Nilai ekonomi sektor ini mencapai 100 miliar yuan (sekitar Rp261,49 triliun) pada tahun lalu, melonjak dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan tersebut diwarnai praktik menyalahgunakan AI untuk merekayasa wajah dan suara artis ternama seperti Song Weilong, Yang Zi, Xiao Zhan, dan Dilraba Dilmurat tanpa izin. Sutradara dan pemilik studio produksi AI, Feng Anrong, mengungkapkan bahwa konten AI ilegal berbiaya rendah telah merusak ekosistem kreatif, mengancam keberlangsungan kreator yang berinvestasi besar pada naskah orisinal, syuting nyata, dan aktor berizin.
Analis industri Zhang Peng menilai bahwa pengetatan hukum ini akan meningkatkan risiko hukum bagi pelaku eksploitasi konten AI, sehingga menekan model bisnis berbasis pencurian karya. Namun, aturan tidak melarang penggunaan AI secara keseluruhan, melainkan membatasinya pada fungsi pendukung seperti penulisan naskah, editing, dan pascaproduksi. Dampaknya diperkirakan tidak hanya terbatas di dalam negeri, melainkan juga memengaruhi pasar global, mengingat drama pendek asal Tiongkok telah menyebar luas ke Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Amerika Utara, dengan total unduhan melebihi 270 juta kali pada awal 2025.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Fitur berbagi lokasi di Google Maps memungkinkan pengguna memantau posisi orang lain secara real-time tanpa batas waktu, sekaligus menampilkan perkiraan kedatangan dan kondisi baterai perangkat.
11 September 2026

InterSystems Fokus Bangun Fondasi Digital Kesehatan di Era AI
Forum Asia READY 2026 di Bangkok menekankan pentingnya interoperabilitas dan data terpercaya sebagai dasar penerapan AI dalam layanan kesehatan yang efisien dan terintegrasi.
11 September 2026

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Tawarkan Performa dan Kecerdasan Buatan Terkini
Apple meluncurkan iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan peningkatan kamera, baterai, dan dukungan kecerdasan buatan di berbagai pasar global mulai 18 September 2026.
11 September 2026

Xiaomi Pad 9 Pro Max Resmi Meluncur dengan Spesifikasi Premium
Tablet flagship terbaru dari Xiaomi dilengkapi layar 13,3 inci, baterai 12.000 mAh, dan pengisian cepat 120W untuk menunjang produktivitas dan hiburan.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


