Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Kapolri minta pengusaha segera laporkan praktik premanisme dan pungli di kawasan industri untuk menjaga iklim investasi yang kondusif.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara pihak kepolisian dan dunia usaha dalam menangani ancaman keamanan di kawasan industri. Ia mengimbau seluruh pelaku usaha, terutama di kawasan industri MM2100, Bekasi, untuk segera melaporkan segala bentuk aksi premanisme, pungutan liar, atau tindak kejahatan lain yang mengganggu operasional perusahaan. Instruksi ini disampaikan dalam forum konsolidasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari lebih 1.200 perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan bahwa setiap laporan harus ditindaklanjuti secara cepat dan transparan oleh jajaran kepolisian. Tujuannya adalah memastikan aktivitas produksi tidak terganggu dan menjaga kepercayaan investor terhadap ekosistem bisnis di Indonesia. Ia menegaskan bahwa keamanan menjadi fondasi utama dalam menarik minat investasi, terlebih saat negara tengah mempercepat program hilirisasi di sektor strategis seperti mineral, energi, pangan, dan manufaktur.
Kapolri menegaskan bahwa Polri berkomitmen menyediakan perlindungan maksimal bagi seluruh pelaku usaha yang beroperasi secara legal. Dengan menjaga keamanan dan memberikan respons cepat terhadap gangguan, pihak kepolisian berharap dapat menciptakan lingkungan usaha yang bebas dari ancaman dan memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Indonesia harus terus dipandang sebagai destinasi investasi yang aman dan terpercaya.
Selain menekankan aspek keamanan, Kapolri juga menyoroti pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan perlindungan hak-hak pekerja. Ia menekankan bahwa kepastian berusaha harus sejalan dengan terciptanya hubungan industrial yang adil dan berkeadilan. Dengan sinergi antara keamanan, kepatuhan hukum, dan perlindungan pekerja, industri diharapkan dapat berkembang secara sehat dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
Polri menegaskan bahwa kesiapan menjaga kawasan industri bukan sekadar tugas operasional, melainkan bagian dari strategi nasional dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan menjaga stabilitas keamanan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan, kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, menopang penciptaan lapangan kerja, serta mendukung transformasi ekonomi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BKN Percepat Hak ASN Gugur di Papua
Badan Kepegawaian Negara menjamin penyelesaian cepat hak kepegawaian tiga ASN yang gugur dalam tugas di Jayawijaya, termasuk kenaikan pangkat anumerta dan jaminan finansial bagi keluarga.
11 September 2026

Ruben Pertanyakan Logika Gugatan Balik Sarwendah Soal Hak Asuh Anak
Kuasa hukum Ruben menilai gugatan balik Sarwendah atas hak asuh anak tidak memiliki urgensi hukum, mengingat anak sudah berada di bawah pengasuhan ibu.
11 September 2026
Kejagung Amankan Rp1 Triliun dari Kasus Inhutani V
Penyitaan aset senilai Rp1 triliun dari kasus korupsi Inhutani V menunjukkan keberanian Kejagung dalam menuntaskan perkara korupsi besar dengan pendekatan tegas dan sistematis.
11 September 2026
RUU Perampasan Aset Sertakan Tindak Pidana Baru Termasuk Judi Online
DPR menyatakan judi online kini masuk dalam daftar tindak pidana yang bisa menjadi dasar perampasan aset, dengan 13 kategori yang masih bisa direvisi.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA


