BKN Percepat Hak ASN Gugur di Papua
Badan Kepegawaian Negara menjamin penyelesaian cepat hak kepegawaian tiga ASN yang gugur dalam tugas di Jayawijaya, termasuk kenaikan pangkat anumerta dan jaminan finansial bagi keluarga.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.38 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 7x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan proses pengakuan hak kepegawaian tiga aparatur sipil negara (ASN) dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang gugur dalam insiden penembakan di Distrik Muliama akan diprioritaskan. Ketiganya, yang berasal dari Dinas Pertanian, tewas saat menjalankan tugas pelayanan publik pada Rabu (9/9/2026), diduga menjadi korban kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kepala BKN menyampaikan penghormatan tinggi atas pengabdian mereka hingga akhir hayat, meski di tengah kondisi keamanan yang kritis.
Proses administrasi sedang digodok bersama Pemkab Jayawijaya dan instansi terkait untuk memastikan kecepatan penyelesaian. Semua mekanisme hak akan diberlakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi dari jabatan terakhir mereka. Selain itu, keluarga korban berhak atas santunan kematian akibat kecelakaan kerja, uang duka, biaya pemakaman, serta bantuan beasiswa bagi ahli waris yang memenuhi syarat.
Kewenangan BKN terbatas pada pemrosesan administrasi kepegawaian, namun tetap menekankan pentingnya kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan. Pemenuhan hak ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 sebagaimana telah diperbarui melalui PP Nomor 66 Tahun 2017, serta Peraturan Kepala BKN Nomor 5 Tahun 2016. Semua keputusan akan ditetapkan berdasarkan kelengkapan dokumen dan status kepegawaian masing-masing korban.
Zudan, Kepala BKN, menegaskan bahwa negara tidak akan mengabaikan jasa dan pengorbanan ASN yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Ia menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan tiga pegawai yang tetap berkomitmen pada pelayanan masyarakat meski berada di wilayah rawan konflik. Selain proses administrasi, BKN juga mendorong penegak hukum untuk menuntaskan kasus penembakan demi keadilan yang utuh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Kapolri minta pengusaha segera laporkan praktik premanisme dan pungli di kawasan industri untuk menjaga iklim investasi yang kondusif.
11 September 2026

Ruben Pertanyakan Logika Gugatan Balik Sarwendah Soal Hak Asuh Anak
Kuasa hukum Ruben menilai gugatan balik Sarwendah atas hak asuh anak tidak memiliki urgensi hukum, mengingat anak sudah berada di bawah pengasuhan ibu.
11 September 2026
Kejagung Amankan Rp1 Triliun dari Kasus Inhutani V
Penyitaan aset senilai Rp1 triliun dari kasus korupsi Inhutani V menunjukkan keberanian Kejagung dalam menuntaskan perkara korupsi besar dengan pendekatan tegas dan sistematis.
11 September 2026
RUU Perampasan Aset Sertakan Tindak Pidana Baru Termasuk Judi Online
DPR menyatakan judi online kini masuk dalam daftar tindak pidana yang bisa menjadi dasar perampasan aset, dengan 13 kategori yang masih bisa direvisi.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA


