Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia melibatkan Rusal untuk membangun fasilitas alumina di Kalimantan, dengan perizinan hampir selesai dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 8x dibuka
Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia dan perusahaan aluminium raksasa asal Rusia, Rusal, telah menandatangani kesepakatan awal untuk membangun fasilitas hilirisasi bauksit menjadi alumina di wilayah Kalimantan. Proyek ini menjadi bagian dari upaya memperdalam nilai tambah dari sumber daya mineral nasional, dengan fokus pada pengolahan bahan baku dalam negeri menjadi produk berbasis industri.

Menurut sumber terkait, proses perizinan proyek telah mencapai tahap hampir final, menandakan kemajuan signifikan dalam realisasi rencana strategis tersebut. Rusal, yang merupakan produsen aluminium terbesar di dunia, akan memimpin pengembangan fasilitas pengolahan, sambil menjalin kemitraan dengan kelompok usaha dalam negeri untuk memastikan keterlibatan lokal dalam rantai produksi.

Kerja sama ini diperkuat oleh pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam forum internasional di Vladivostok, Rusia, di mana ia menyebut Rusal sebagai entitas industri aluminium terbesar dunia yang siap berinvestasi besar-besaran di Indonesia. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi juga bentuk perkuatan hubungan strategis antara dua negara.

Proyek ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan kapasitas industri dalam negeri, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok aluminium global. Dengan keterlibatan Rusal, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk membangun industri berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya