Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 8x dibuka
Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kenaikan premi asuransi untuk kendaraan listrik (EV) tidak lepas dari kompleksitas biaya perbaikan dan ketersediaan suku cadang yang masih relatif mahal di pasar Indonesia. Menurut perusahaan asuransi yang beroperasi di sektor otomotif, biaya tenaga kerja teknis untuk merawat dan memperbaiki mobil listrik jauh lebih tinggi dibanding kendaraan bermesin bakar. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan keahlian khusus serta peralatan khusus yang tidak umum digunakan pada perbaikan mobil konvensional.

Selain itu, harga suku cadang EV juga menjadi faktor penentu utama dalam penentuan premi. Banyak komponen seperti baterai, inverter, dan motor listrik memiliki harga yang signifikan, terutama saat terjadi kerusakan yang membutuhkan penggantian total. Keterbatasan pasokan dan distribusi suku cadang khusus EV di dalam negeri turut memperparah biaya perbaikan, sehingga berdampak langsung pada penilaian risiko oleh perusahaan asuransi.

Perusahaan tersebut menegaskan bahwa risiko asuransi EV tidak dapat dikategorikan secara umum. Setiap merek dan model mobil listrik memiliki profil risiko yang berbeda-beda, tergantung pada desain teknis, tingkat keandalan komponen, serta pola penggunaan di lapangan. Oleh karena itu, penentuan tarif premi harus didasarkan pada analisis data statistik mendalam dan penyesuaian internal yang terus-menerus dilakukan.

Upaya penyesuaian ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika pasar otomotif yang sedang mengalami transformasi, terutama dengan meningkatnya penetrasi kendaraan listrik. Perusahaan berkomitmen untuk menawarkan tarif yang seimbang dan adil, dengan tetap mempertimbangkan faktor risiko dan keberlanjutan bisnis. Tujuannya adalah menciptakan solusi perlindungan yang relevan bagi pemilik EV tanpa menimbulkan beban finansial berlebihan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya