Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026

PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Timah (Persero) Tbk. berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,71 triliun pada semester pertama tahun 2026, mengalami kenaikan signifikan sebesar 805% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh pendapatan operasional yang melonjak 147% menjadi Rp10,42 triliun, mencerminkan efisiensi operasional dan kondisi pasar yang mendukung pergerakan komoditas timah.

Kenaikan kinerja didorong oleh peningkatan volume penjualan logam timah sebesar 85% menjadi 10.984 metrik ton, disertai kenaikan rata-rata harga jual (ASP) hingga USD49.794 per metrik ton. Di sisi produksi, bijih timah mencapai 12.232 ton Sn, naik 75% dibanding tahun lalu, sementara produksi logam timah tumbuh 58% menjadi 10.865 metrik ton Sn.

Kondisi pasar global untuk timah tetap kuat sepanjang semester I 2026, dengan harga rata-rata LME Cash Settlement sebesar USD50.319,19 per metrik ton—naik 56,68% dari tahun sebelumnya. Permintaan yang terus meningkat dari sektor semikonduktor, kecerdasan buatan, infrastruktur pusat data, serta transformasi energi global memperkuat posisi timah sebagai komoditas strategis berjangka panjang.

Untuk menjaga keberlanjutan produksi, perseroan terus memperluas aktivitas eksplorasi di darat dan laut. Hingga akhir semester I 2026, total sumber daya timah yang teridentifikasi mencapai 798 ribu ton, dengan cadangan terbukti sebesar 312 ribu ton Sn. Hal ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan usaha di masa depan.

Direktur Produksi dan Komersial PT Timah, Ilhamsyah Mahendra, menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun. Ia menekankan bahwa capaian positif ini merupakan hasil sinergi semua pihak, termasuk seluruh stakeholder yang turut mendukung transformasi dan pengembangan perusahaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya