GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Great Wall Motor Indonesia perluas jaringan hingga 25 outlet akhir tahun ini, sambil perkenalkan MPV hybrid premium dan tingkatkan penjualan pasca kenaikan volume di Agustus 2026.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Great Wall Motor (GWM) Indonesia tengah mempercepat ekspansi jaringan penjualan dengan rencana membuka sejumlah outlet baru di wilayah strategis. Setelah berhasil menempatkan 19 titik diler di berbagai provinsi, termasuk di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, perusahaan kini menargetkan penambahan lima hingga tujuh lokasi baru dalam beberapa bulan ke depan. Kota-kota seperti Yogyakarta, Pontianak, dan Pekanbaru menjadi fokus utama dalam perluasan tersebut.
Langkah ini dilakukan di tengah perubahan dinamika pasar otomotif nasional, di mana sejumlah merek asal Jepang mengurangi jumlah diler mereka sebagai respons terhadap perubahan permintaan dan efisiensi operasional. Di beberapa daerah, lokasi bekas diler Jepang mulai digunakan kembali oleh merek asal Tiongkok, termasuk GWM, menandai pergeseran signifikan dalam peta distribusi kendaraan di Indonesia.
Peningkatan jumlah outlet disertai dengan perluasan lini produk. GWM kini menawarkan beragam teknologi powertrain, mulai dari mesin konvensional hingga sistem listrik sepenuhnya dan hybrid. Salah satu produk unggulan terbaru adalah GWM Wey PHEV, sebuah MPV premium yang dipasarkan dengan harga Rp1,368 miliar. Selain itu, tersedia pilihan hybrid dengan harga lebih terjangkau, yaitu Rp1,158 miliar, untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.
Pencapaian penjualan juga menunjukkan tren positif. Pada Agustus 2026, GWM mencatat penjualan sekitar 185 unit, meningkat dari 125 unit pada bulan sebelumnya. Hal ini dianggap sebagai indikator pemulihan pasar setelah periode tekanan sebelumnya. Perusahaan optimistis, dengan ekspansi jaringan dan diversifikasi produk, target 25 outlet hingga akhir tahun dapat tercapai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Kedelai Naik, Tahu-Tempe Tetap Stabil
Kenaikan harga kedelai impor belum memicu kenaikan harga jual tahu dan tempe, meski tekanan harga terjadi di tingkat importir.
10 September 2026

Harga Kedelai Naik di Dalam Negeri Meski Global Turun
Kenaikan harga kedelai dalam negeri pada September 2026 terjadi meski harga global turun dan nilai tukar dolar belum menyentuh Rp18.000, menimbulkan anomali yang disebabkan ketiadaan cadangan pemerintah.
10 September 2026

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo, ponsel lipat pertama dari perusahaan, dengan kemungkinan masuk ke pasar Indonesia sekitar November 2026.
10 September 2026

Profiling ASN 600 Ribu Dipercepat Hingga Akhir 2026
BKN menargetkan 600 ribu ASN selesai menjalani profiling hingga akhir 2026 untuk memperkuat basis data manajemen talenta nasional berbasis merit.
10 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA


