Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KTT BRICS di New Delhi Jadi Ujian Kekompakan Global

KTT BRICS di New Delhi menjadi fokus dunia saat pemimpin Rusia, China, Iran, dan India bertemu di tengah ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.38 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
KTT BRICS di New Delhi Jadi Ujian Kekompakan Global📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di New Delhi pada Jumat, 11 September 2026, menjelang gelaran Konferensi Tingkat Tinggi BRICS yang berlangsung selama dua hari. Kedatangannya disambut oleh Menteri Luar Negeri India, Kirti Vardhan Singh, di Pangkalan Udara Palam. Kunjungan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan berlanjutnya konflik di Ukraina, yang turut memengaruhi dinamika koalisi negara berkembang tersebut.

Dalam pertemuan yang dijadwalkan, Putin diharapkan berdialog langsung dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga hadir sebagai tamu kehormatan. Pertemuan ini menjadi momen strategis, terutama menyusul kunjungan pertama Presiden China Xi Jinping ke India sejak 2019. Kunjungan Xi dipandang sebagai upaya untuk meredakan ketegangan bilateral yang sebelumnya dipicu oleh konflik militer di perbatasan Himalaya, defisit perdagangan, dan persaingan strategis.

Para analis menilai bahwa konflik di Teluk Persia berpotensi menjadi penghambat utama dalam pencapaian konsensus di KTT BRICS. Harsh V. Pant dari Observer Research Foundation menegaskan bahwa isu Timur Tengah berpotensi memecah belah kebersamaan kelompok. Di sisi lain, Shilan Shah dari Capital Economics menyoroti bahwa gagalnya para menteri luar negeri BRICS menyepakati pernyataan bersama sebelumnya mencerminkan kerentanan koalisi, terutama dalam menangani krisis kemanusiaan dan geopolitik.

India berada dalam posisi menantang, karena harus menjaga hubungan dengan Iran dan Israel sekaligus memperkuat kemitraan dengan Amerika Serikat. Di sisi lain, New Delhi berhasil mengurangi tekanan energi dengan memperluas ketergantungan pada Rusia sebagai pemasok utama bahan bakar, yang kini menjadi mitra strategis penting. Selama kunjungan ini, India juga menunjukkan komitmen menengahi konflik Ukraina, setelah Menteri Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar bertemu pejabat Ukraina dan Presiden Zelensky menyampaikan penghargaan atas dukungan New Delhi.

Dengan perang di Timur Tengah, Ukraina, serta dinamika India-China yang masih mengemuka, KTT BRICS di New Delhi menjadi ujian keberlangsungan solidaritas blok yang semakin meluas. Pertemuan antara Putin, Modi, Pezeshkian, dan kemungkinan Xi Jinping berpotensi melahirkan kesepakatan strategis yang melampaui agenda ekonomi, sekaligus menentukan arah kebijakan global dalam konteks multi-polaritas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya