Danantara Siap Perkuat Investasi di BUMN Saat IHSG Melemah
Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia berencana perkuat kepemilikan saham BUMN dengan pertimbangan fundamental kuat, meski IHSG turun ke level 4.996 pada Senin (19/10).
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.15 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia menyatakan kesiapan untuk menambah posisi kepemilikan saham di emiten BUMN yang dinilai memiliki kinerja fundamental solid, meski pasar modal Indonesia mengalami tekanan. Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke bawah level 5.000 menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan, namun bukan penghambat bagi keputusan investasi jangka panjang.
Menurut Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, strategi pembelian saham akan didasarkan pada kualitas fundamental perusahaan, bukan fluktuasi pasar jangka pendek. Ia menegaskan bahwa penurunan indeks merupakan dinamika normal yang harus dihadapi, terlebih jika perusahaan yang menjadi target memiliki prospek pertumbuhan dan stabilitas keuangan yang baik.
Dony menekankan bahwa keputusan untuk menambah kepemilikan saham akan dilakukan secara selektif, dengan fokus pada emiten BUMN yang berkinerja unggul. Ia menyampaikan bahwa proses tersebut sudah dalam tahap evaluasi, meski belum mengungkapkan perusahaan spesifik atau jumlah dana yang akan dialokasikan. Namun, ia menegaskan komitmen untuk memperkuat posisi investasi dalam kondisi pasar yang sedang mengalami tekanan.
Di sisi lain, Dony juga menyampaikan dukungan terhadap proses demutualisasi bursa sebagai bagian dari transformasi pasar modal nasional. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dari upaya penyempurnaan struktur pasar dan memperkuat tata kelola pasar keuangan. Proses ini, menurutnya, berjalan sesuai rencana dan mendukung pertumbuhan pasar yang lebih transparan dan efisien.
Pada perdagangan Senin (19/10), IHSG ditutup di posisi 4.996, merosot 188,49 poin atau 3,64 persen dari penutupan sebelumnya. Nilai transaksi mencapai Rp25,06 triliun dengan volume perdagangan mencapai 33,93 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,61 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 656 saham melemah, 100 menguat, dan 43 stagnan. Tekanan pasar ini terjadi di tengah konsultasi MSCI mengenai perubahan status pasar Indonesia dari emerging market ke standalone market, dengan keputusan final dijadwalkan paling lambat 30 Juni 2027.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

