Demo Massal Meluas di Eropa Akibat Kekesalan terhadap Biaya Hidup dan Kebijakan Pemerintah
Aksi protes besar-besaran yang bermula dari Prancis akibat ketidakpuasan terhadap sistem pendidikan dan biaya hidup kini menyebar ke delapan negara Eropa dengan eskalasi kekerasan di beberapa lokasi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 54x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Demonstrasi yang awalnya dipicu oleh aksi pelajar di Prancis atas ketidakpuasan terhadap sistem pendidikan kini telah menyebar ke berbagai kota besar di Eropa. Aksi yang berlangsung selama lebih dari tiga minggu ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga serikat pekerja, aktivis, dan kelompok sipil yang menuntut penurunan biaya hidup serta perbaikan layanan publik. Di Paris dan kota-kota lain seperti Limoges, kerusuhan terjadi saat malam hari, dengan sejumlah lokasi, termasuk menara balai kota bersejarah, terbakar akibat tindakan penjarahan dan pembakaran.
Di Italia, protes menyebar ke Roma, Milan, Bologna, dan Turin, dengan fokus utama pada kenaikan harga BBM dan inflasi yang merusak daya beli masyarakat. Aksi di Roma digelar oleh serikat pekerja CGIL sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni. Di beberapa kota, demonstran yang menutupi wajah terlibat bentrok dengan polisi, menggunakan batu dan botol sebagai alat serangan, sementara kekuatan keamanan merespons dengan gas air mata dan water canon.
Di Albania, aksi unjuk rasa di Tirana berlangsung berhari-hari, menuntut reformasi pendidikan, penurunan biaya kuliah, dan penyelesaian korupsi. Aksi ini sempat memuncak dengan serangan terhadap gedung pemerintah dan bank, menimbulkan respons tegas dari kepolisian dengan penggunaan gas air mata dan penghalangan jalan dengan beton. Di Yunani, mahasiswa mendirikan tenda di Lapangan Syntagma Athena untuk menuntut penurunan sewa asrama dan peningkatan subsidi pendidikan, sementara aksi duduk di sekolah meningkat karena kekurangan guru.
Spanyol juga dilanda gelombang protes dengan nama Marea Verde, di mana guru dan pelajar menuntut peningkatan anggaran, gaji yang lebih layak, serta pengurangan jam mengajar. Di Belgia, ratusan demonstran, sebagian besar anak muda, turun ke jalan di Brussel, memprotes kenaikan biaya pendidikan dan kebijakan yang dianggap mengancam akses ke pendidikan tinggi. Polisi menanggapi dengan gas air mata dan meriam air, sementara sebagian demonstran membalas dengan membakar mobil dan menyerang fasilitas publik. Menteri Dalam Negeri Belgia menegaskan bahwa situasi di Brussel telah melampaui batas protes biasa dan memerlukan penanganan tegas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

