Diplomasi Indonesia Harus Terasa di Meja Makan
Menteri Luar Negeri menegaskan bahwa tujuan utama diplomasi adalah mendukung ketahanan nasional dan memberi manfaat nyata bagi rakyat, termasuk di sektor pangan dan energi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam kesempatan pertama setelah pelantikan, Menteri Luar Negeri menyampaikan visi baru dalam menjalankan diplomasi luar negeri Indonesia. Ia menekankan bahwa kebijakan luar negeri harus mampu berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam hal akses pangan dan energi yang stabil. Menurutnya, diplomasi bukan sekadar pertemuan formal, tetapi alat strategis untuk mendorong transformasi nasional sesuai arahan Presiden.
Prioritas utama diplomasi kini adalah mendukung agenda besar pemerintah, khususnya dalam bidang transformasi digital, industri pertahanan, perdagangan, investasi, kesehatan, dan kedaulatan maritim. Dalam praktiknya, ini berarti kerja sama internasional harus menghasilkan kontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi dan sosial dalam negeri. Kementerian menilai keberhasilan diplomasi diukur dari sejauh mana hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat bawah.
Sejumlah kerja sama telah dilakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Indonesia menjalin kolaborasi dengan Korea Selatan dan Jepang guna meningkatkan produksi beras secara berkelanjutan. Di sisi lain, kerja sama dengan pengusaha asal Vietnam dalam pengembangan peternakan sapi perah skala besar di dalam negeri juga menjadi bagian dari upaya swasembada pangan.
Selain itu, hubungan bilateral diperkuat melalui peningkatan status kemitraan strategis dengan Thailand dan Mesir, sementara kemitraan dengan Vietnam dan Prancis ditingkatkan menjadi komprehensif. Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperluas jaringan kerja sama yang berdampak langsung pada pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

