Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dukcapil Jemput Bola untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Tim Dukcapil kementerian turun langsung ke delapan kabupaten di NTT untuk memastikan warga tak kehilangan dokumen kependudukan pasca-gempa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 05.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Dukcapil Jemput Bola untuk Warga Terdampak Gempa NTT📷 Tempo

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan layanan penerbitan dokumen kependudukan secara langsung di lokasi terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Program yang berlangsung dari 24 Juli hingga 28 Agustus 2026 ini diberi nama Dukcapil Tanggap Bencana NTT, bertujuan menjaga hak dasar warga untuk memiliki identitas resmi meski mengalami bencana.

Enam tim pelayanan didirikan untuk menjangkau wilayah paling terdampak, masing-masing beroperasi di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. Setiap tim dilengkapi perangkat rekam dan cetak KTP elektronik serta peralatan pendukung lainnya agar proses penerbitan dokumen dapat dilakukan secara cepat dan akurat di lapangan.

Kehilangan dokumen akibat bencana dapat menghambat akses warga terhadap layanan publik, termasuk bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Oleh sebab itu, pemerintah menegaskan bahwa identitas warga tidak boleh hilang hanya karena bencana alam. Melalui skema jemput bola, masyarakat terdampak dapat memperoleh dokumen kependudukan secara gratis, tanpa harus menunggu proses panjang di kantor dinas.

Langkah ini didukung oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 96 Tahun 2019, yang secara eksplisit memasukkan korban bencana alam sebagai kelompok rentan dalam administrasi kependudukan. Dengan demikian, setiap warga yang terdampak berhak mendapatkan pelayanan khusus tanpa hambatan administratif, sehingga keberlangsungan hak dasar tetap terjamin.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya