Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton Jagung Pakan Hingga Desember 2026

Perum Bulog siap menyalurkan tambahan 150 ribu ton jagung pakan melalui SPHP hingga akhir 2026 untuk menopang peternak dan antisipasi dampak kemarau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton Jagung Pakan Hingga Desember 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perum Bulog telah menyiapkan alokasi tambahan sebesar 150 ribu ton jagung pakan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga Desember 2026. Langkah ini merupakan respons terhadap kebijakan hasil Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, yang menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pakan ternak di tengah ancaman penurunan produksi akibat musim kemarau. Penyaluran tambahan ini ditujukan khusus untuk peternak skala menengah dan pelaku UMKM yang membutuhkan pasokan stabil.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran SPHP jagung tahun 2026 telah mencapai 159,3 ribu ton dari target 241,2 ribu ton, atau setara 66,05 persen. Sisa penyaluran yang belum terealisasi mencapai sekitar 81,9 ribu ton, yang terus didorong untuk segera terselesaikan. Capaian harian yang mencapai 259.650 kilogram menunjukkan dinamika aktivitas penyaluran yang masih berlangsung secara rutin dan terukur.

Penyaluran SPHP jagung berpedoman pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 16 Tahun 2026 dan Surat Badan Pangan Nasional Nomor 494/TS.02.02/B/04/2026. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan komitmen Bulog dalam menyukseskan program tersebut dengan memastikan ketersediaan stok dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, koperasi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kebijakan penguatan pasokan jagung pakan dinilai strategis karena biaya pakan merupakan beban utama dalam operasional peternakan. Akses terhadap jagung dengan harga terjangkau diharapkan dapat mendorong kelangsungan usaha peternak dan mendukung stabilitas rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir. Dengan penambahan kapasitas penyaluran, Bulog menegaskan kembali perannya sebagai penopang ketersediaan pangan nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya