Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank

Menteri Keuangan meminta pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan dana, bukan hanya menaruhnya di bank, demi pertumbuhan ekonomi yang lebih efektif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pemanfaatan dana daerah secara maksimal, bukan hanya menyimpannya di lembaga perbankan. Ia menilai kebijakan tersebut perlu direvisi agar setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal. Dalam rapat dengan Komite IV DPD RI, Purbaya menyampaikan bahwa penumpukan dana di perbankan justru mengurangi efektivitas perputaran uang di sektor riil.

Purbaya menyoroti ketersediaan dana daerah yang mencapai Rp195,2 triliun, sebuah angka yang menunjukkan kondisi keuangan daerah dalam posisi relatif sehat. Namun, menurutnya, angka tersebut harus diikuti dengan akselerasi eksekusi anggaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memantau kondisi keuangan daerah secara bulanan untuk memastikan kinerja fiskal tetap optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menyampaikan bahwa alokasi transfer ke daerah (TKD) pada tahun depan mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp42 triliun atau 6,06% dari pagu awal 2026. Total belanja pusat yang dinikmati daerah diperkirakan mencapai Rp1.445 triliun pada 2027, naik dari Rp1.300 triliun pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi meskipun pada tahun lalu terjadi pengurangan TKD sebesar Rp200 triliun.

Ia menegaskan bahwa secara keseluruhan, total uang yang dimanfaatkan daerah melalui belanja pusat tidak pernah mengalami penurunan. Bahkan, pada 2026, peningkatan belanja daerah mencapai Rp400 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Purbaya menegaskan bahwa jika terdapat indikasi gangguan fiskal, pihaknya akan segera melaporkan ke Presiden untuk mencari solusi bersama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya