Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank
Menteri Keuangan meminta pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan dana, bukan hanya menaruhnya di bank, demi pertumbuhan ekonomi yang lebih efektif.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pemanfaatan dana daerah secara maksimal, bukan hanya menyimpannya di lembaga perbankan. Ia menilai kebijakan tersebut perlu direvisi agar setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal. Dalam rapat dengan Komite IV DPD RI, Purbaya menyampaikan bahwa penumpukan dana di perbankan justru mengurangi efektivitas perputaran uang di sektor riil.
Purbaya menyoroti ketersediaan dana daerah yang mencapai Rp195,2 triliun, sebuah angka yang menunjukkan kondisi keuangan daerah dalam posisi relatif sehat. Namun, menurutnya, angka tersebut harus diikuti dengan akselerasi eksekusi anggaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memantau kondisi keuangan daerah secara bulanan untuk memastikan kinerja fiskal tetap optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menyampaikan bahwa alokasi transfer ke daerah (TKD) pada tahun depan mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp42 triliun atau 6,06% dari pagu awal 2026. Total belanja pusat yang dinikmati daerah diperkirakan mencapai Rp1.445 triliun pada 2027, naik dari Rp1.300 triliun pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi meskipun pada tahun lalu terjadi pengurangan TKD sebesar Rp200 triliun.
Ia menegaskan bahwa secara keseluruhan, total uang yang dimanfaatkan daerah melalui belanja pusat tidak pernah mengalami penurunan. Bahkan, pada 2026, peningkatan belanja daerah mencapai Rp400 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Purbaya menegaskan bahwa jika terdapat indikasi gangguan fiskal, pihaknya akan segera melaporkan ke Presiden untuk mencari solusi bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asing Jual Bersih Rp664 Miliar, Tekanan Jatuhkan IHSG
Investor asing mencatat aksi jual bersih Rp664,34 miliar pada sesi I perdagangan, didorong pelemahan saham emiten tambang dan tekanan geopolitik global.
14 September 2026

Menteri Keuangan Bantah Isu Pengalihan Payroll dari BPD ke Himbara
Menteri Keuangan menegaskan tidak ada kebijakan pengalihan penggajian ASN dari BPD ke Himbara, menanggapi teguran Mendagri akibat isu yang menyebar tanpa dasar.
14 September 2026

Penguatan Ekosistem Otomotif Indonesia di Tengah Tantangan Global
Forum diskusi bersama pelaku industri dan pemerintah membahas strategi memperkuat sektor otomotif nasional, khususnya kendaraan listrik dan ketahanan rantai pasok di tengah disrupsi global.
14 September 2026

Cadangan Devisa RI Siap Tembus Rp147,5 Triliun
Bank Indonesia memperkirakan cadangan devisa akan naik menjadi US$147,5 miliar pada akhir 2026, didukung aliran dari Kementerian Keuangan melalui penerimaan pajak dan penarikan pinjaman luar negeri.
14 September 2026
Berita Lainnya

Hak Penumpang Saat Penerbangan Dibatalkan atau Terlambat
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta dan Wilayah Lain
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Penjualan Motor Nasional Turun Agustus, Industri Tetap Optimistis
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Motor dengan Tangki BBM Besar untuk Perjalanan Jauh
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

7.000 Kawasan Kumuh Masih Jadi Tantangan, AHY Soroti Penanganan Bertahap
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Purbaya Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan
Senin, 14 September 2026, 15.36 WITA


