Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ekonomi China Tumbuh 4,5% di Kuartal III, Melampaui Proyeksi

PDB China tumbuh 4,5% tahunan pada kuartal ketiga 2026, melampaui perkiraan pasar dan memenuhi target resmi pemerintah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 114x dibuka
Ekonomi China Tumbuh 4,5% di Kuartal III, Melampaui Proyeksi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perekonomian Tiongkok mencatat pertumbuhan sebesar 4,5% pada periode Juli-September 2026, menurut data resmi dari Biro Statistik Nasional. Angka ini sedikit lebih tinggi dari estimasi sebelumnya yang berkisar antara 4,4% menurut survei AFP dan Reuters, dan secara tepat sesuai dengan target pertumbuhan tahunan pemerintah yang ditetapkan antara 4,5% hingga 5,0%. Kenaikan tersebut menunjukkan kekuatan relatif ekonomi terbesar kedua dunia dalam menghadapi tekanan global.

Pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan didorong oleh perbaikan signifikan dalam sektor konsumsi. Penjualan ritel pada bulan September mengalami kenaikan tahunan sebesar 1,1%, jauh melampaui proyeksi Bloomberg yang hanya 0,5%. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Maret, ketika terjadi lonjakan 1,7%. Peningkatan ini menjadi indikator positif bagi kebijakan pemerintah yang berfokus pada penguatan daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi domestik.

Peningkatan aktivitas konsumsi mencerminkan kembali kepercayaan konsumen terhadap kondisi ekonomi, sekaligus menunjukkan efektivitas stimulus fiskal dan moneter yang telah diterapkan sejak awal tahun. Kebijakan tersebut termasuk insentif belanja, penurunan suku bunga, dan dukungan terhadap sektor rumah tangga. Dengan data yang lebih baik dari ekspektasi, otoritas ekonomi mulai memperkuat optimisme terhadap prospek pertumbuhan kuartal keempat.

Target pertumbuhan tahunan yang tercapai di kuartal ketiga menunjukkan konsistensi dalam strategi pemulihan ekonomi yang berbasis domestik. Pemerintah kini berfokus pada penguatan struktur ekonomi dengan menekan ketergantungan pada ekspor dan memperkuat sektor konsumsi. Dengan kondisi pasar yang lebih stabil, langkah-langkah lanjutan untuk menjaga momentum pertumbuhan diprediksi akan terus dilakukan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya