Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

El Nino Intensif Dorong Kebijakan Antisipasi Cuaca Ekstrem

El Nino diperkirakan mencapai puncak kekuatan hingga Februari 2027, berpotensi picu banjir, kekeringan, dan dampak serius pada sektor pariwisata serta kesehatan global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 23.07 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
El Nino Intensif Dorong Kebijakan Antisipasi Cuaca Ekstrem📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperbarui perkiraan bahwa fenomena El Nino akan berlanjut hingga Februari 2027, dengan intensitas yang diperkirakan mencapai level sangat kuat pada akhir 2026. Perubahan iklim global ini diproyeksikan memengaruhi pola curah hujan dan suhu di berbagai wilayah, memicu gelombang panas di Eropa, banjir di Asia Tenggara, dan kekeringan di kawasan Afrika Timur. Kondisi ini menimbulkan risiko ekstrem yang merambat ke sektor ekonomi, sosial, dan kesehatan masyarakat.

El Nino merupakan perubahan alami dalam sirkulasi atmosfer dan lautan di Samudra Pasifik, terjadi secara periodik dengan rentang dua hingga tujuh tahun. Pada kondisi normal, angin pasat mendorong air hangat ke arah Asia, sementara air dingin naik dari kedalaman di sekitar Amerika Selatan. Namun saat El Nino terjadi, melemahnya angin pasat menyebabkan air hangat bergerak ke timur, mengubah pola sirkulasi atmosfer dan menyebabkan perubahan cuaca global yang signifikan.

Dampak yang dirasakan mencakup hujan lebat di wilayah tertentu seperti Thailand dan Nepal, serta kekeringan parah di negara-negara seperti Nigeria, Sudan, dan India. Berdasarkan analisis Climate Impact Lab, sekitar 450.000 kematian diperkirakan terjadi hingga Februari 2027 akibat banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan, dengan negara-negara seperti Indonesia, India, dan Nigeria menempati posisi teratas dalam jumlah korban perkiraan.

Untuk mengurangi risiko, otoritas setempat dan penyelenggara pariwisata disarankan memperkuat sistem peringatan dini dan koordinasi antisipasi. Wisatawan diminta memantau prakiraan cuaca secara berkala, memeriksa status transportasi, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah. Tidak semua destinasi akan terdampak serupa, karena dampak El Nino bersifat regional dan bergantung pada musim serta lokasi geografis.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya