Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Elektabilitas PSI Berada di Bawah NasDem dalam Survei IPO

Survei IPO menunjukkan elektabilitas PSI mencapai 2,9 persen, berada di posisi kesembilan dari 18 partai, tertinggal dari NasDem yang meraih 4,2 persen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Elektabilitas PSI Berada di Bawah NasDem dalam Survei IPO📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Hasil survei terbaru lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) mengungkapkan dominasi Partai Gerindra dalam elektabilitas partai politik jika pemilu digelar saat ini. Dengan perolehan 23,1 persen, Gerindra menempati posisi teratas, mengungguli PDI Perjuangan yang meraih 11,6 persen dan Partai Golkar dengan 10,7 persen. Peringkat tiga besar ini menunjukkan konsistensi kinerja politik partai-partai besar dalam konteks elektoral nasional.

Di bawah tiga partai utama tersebut, lima partai parlemen yang telah menempati kursi DPR periode sebelumnya menunjukkan elektabilitas di bawah satu digit. PKB mencatatkan 6,1 persen, Demokrat 5,9 persen, PAN 5,8 persen, PKS 4,6 persen, dan NasDem 4,2 persen. Sementara itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang saat ini diperkuat oleh keluarga Presiden Joko Widodo, berada di posisi kesembilan dengan elektabilitas 2,9 persen, berada di bawah NasDem.

PSI tercatat sebagai satu-satunya partai yang memiliki keterkaitan dengan tokoh kepemimpinan nasional saat ini, khususnya melalui keberadaan Kaesang Pangarep sebagai ketua umum. Meski demikian, capaian elektabilitasnya masih jauh dari ekspektasi. Partai yang gagal meraih kursi di DPR periode sebelumnya, PPP, menempati posisi ke-10 dengan 1,6 persen, diikuti oleh Partai Gerakan Rakyat (0,9 persen), Partai Gelora (0,8 persen), dan Hanura (0,2 persen).

Sebanyak lima partai peserta Pemilu 2024 yang belum mendapatkan kursi di parlemen, termasuk Perindo, Ummat, Buruh, PKN, dan Garuda, mencatatkan elektabilitas nol persen. Selain itu, 21,6 persen responden menyatakan tidak tahu, tidak menjawab, atau memilih tidak menyebutkan pilihan mereka. Survei dilakukan pada 12–20 Oktober 2026 terhadap 1.200 responden menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±2,9 persen.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya