Garuda Pancasila, Lagu Kebangsaan dari Jiwa Musikawan
Lagu "Garuda Pancasila" ciptaan Sudharnoto tetap menjadi simbol semangat kebangsaan sejak diciptakan pada 1956 dan dinyanyikan hingga kini.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 23.41 WITA·👁 8 orang membaca· 0 hari ini · 38x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Lagu nasional yang kini akrab dalam berbagai upacara dan peringatan hari besar bangsa, "Garuda Pancasila", lahir dari inspirasi kreatif Sudharnoto pada tahun 1956. Saat itu, ia menjabat Kepala Seksi Musik di Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta. Awalnya, lagu ini dikenal dengan nama "Mars Pancasila", namun kemudian berganti menjadi "Garuda Pancasila" untuk mencerminkan identitas negara melalui lambang burung garuda yang menjadi simbol kedaulatan Indonesia.
Melalui irama mars yang kuat dan lirik yang langsung menyentuh nilai-nilai dasar negara, lagu ini menyampaikan ajakan untuk menjadikan Pancasila sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa. Bagian "Akulah pendukungmu" menunjukkan komitmen pribadi terhadap nilai-nilai Pancasila, sementara frasa "Patriot proklamasi" dan "Sedia berkorban untukmu" menggambarkan jiwa pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih bagi bangsa.
Lirik tentang rakyat yang adil, makmur, dan sentosa mencerminkan cita-cita kolektif masyarakat Indonesia. Ucapan "Ayo maju maju" menjadi seruan kolektif untuk terus bergerak maju dalam membangun negara berdasarkan prinsip-prinsip Pancasila. Karena sederhana namun berdampak kuat, lagu ini mudah dihafal dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pendidikan kebangsaan di berbagai tingkatan.
Sudharnoto, yang lahir di Kendal pada 24 Oktober 1925, merupakan tokoh musik Indonesia yang berkontribusi signifikan di bidang karya kebangsaan. Ia tidak hanya menciptakan lagu ini, tetapi juga aktif dalam dunia penyiaran dan ilustrasi musik film. Meski telah wafat pada 11 Januari 2000, warisan karyanya, terutama "Garuda Pancasila", tetap hidup dan dinyanyikan oleh generasi muda hingga kini.
Lagu yang dibuat lebih dari enam dekade lalu tetap relevan karena pesannya yang abadi: kecintaan pada Pancasila, semangat patriotisme, dan tekad membangun masyarakat yang adil dan makmur. Dalam setiap nada dan lirik, "Garuda Pancasila" bukan sekadar lagu, melainkan pengingat akan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga dan diteruskan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penonton Padati GBK Menyambut Konser Kanye West
Ribuan penonton memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno sebelum konser Kanye West, tampil kompak dengan merchandise khas berlogo bintang merah dan tulisan "YE LIVE AT GELORA BUNG KARNO 10.24.26".
24 Oktober 2026

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Empat event besar digelar serentak di kawasan GBK dan Senayan pada 24 Oktober, memicu rekayasa lalu lintas dan penyesuaian transportasi umum untuk hindari kemacetan parah.
24 Oktober 2026

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

