Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik

Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Insiden kekerasan fisik terjadi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Samanea, Kabupaten Tangerang, pada Minggu sore, 6 September, menyusul perselisihan antarpenumpang mobil listrik soal urutan pengisian daya. Peristiwa bermula dari ketegangan saat satu keluarga yang telah menyelesaikan proses antrean melalui aplikasi dan membayar secara digital hendak memulai pengisian, namun dihadang oleh pengendara lain yang mengklaim telah tiba lebih awal.

Berdasarkan keterangan dari sumber digital, pasangan pengendara tersebut telah scan barcode dan menunggu konfirmasi antrean selama sekitar 30 menit, lalu menyelesaikan pembayaran via perangkat mobile. Saat berencana memulai pengisian daya, mereka diserang secara verbal oleh pengendara lain yang menolak keabsahan antrean digital dan menuntut hak prioritas berdasarkan kedatangan fisik.

Ketegangan pun memuncak, berujung pada adu argumen yang memanas. Salah satu pria diduga melakukan pemukulan terhadap suami korban, sementara sang istri mengaku mengalami ancaman hingga hampir ditampar. Situasi yang tidak terkendali membuat pasangan korban memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

Korban menyatakan niat untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib guna menuntut pertanggungjawaban hukum atas tindakan kekerasan dan intimidasi yang dialami. Insiden ini menyoroti pentingnya disiplin penggunaan fasilitas publik berbasis digital, serta perlunya sosialisasi lebih luas terkait mekanisme antrean yang adil dan terbuka bagi seluruh pengguna.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya