Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA·👁 11 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Endapan abu vulkanik hasil erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebar ke wilayah Jabodetabek telah menutupi permukaan kaca mobil secara merata. Banyak pengendara cenderung langsung menyalakan wiper sebagai respons instan, tetapi tindakan ini justru berisiko merusak permukaan kaca. Menurut pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, karet wiper yang bergerak di atas lapisan abu kering akan menggores permukaan kaca karena partikel vulkanik mengandung material mineral keras dan abrasif.
Kandungan silika dalam abu vulkanik merupakan penyebab utama kerusakan. Struktur kristal silika jauh lebih keras dibandingkan lapisan pelindung kaca mobil, sehingga setiap gerakan wiper di atas abu kering berfungsi seperti menggosok permukaan dengan amplas halus. Bahkan jika hanya dilap secara kasar tanpa air, goresan halus dapat muncul pada clear coat maupun kaca. Oleh karena itu, langkah pertama yang disarankan adalah tidak menyentuh kaca sama sekali sebelum dibersihkan secara benar.
Prosedur yang direkomendasikan adalah mengangkat wiper terlebih dahulu sebelum membasahi kendaraan. Seluruh permukaan mobil, mulai dari atap hingga bodi, harus disiram air mengalir dalam volume besar secara merata dari atas ke bawah. Proses ini harus dilakukan tanpa menyentuh permukaan dengan spons atau lap, agar partikel abrasif terbawa air secepat mungkin. Hanya setelah abu benar-benar larut, mobil boleh dicuci dengan sampo khusus, dibilas lagi, dan dilap menggunakan kain mikrofiber.
Karet wiper juga perlu dibersihkan secara menyeluruh sebelum dipasang kembali, karena sisa abu yang terperangkap bisa menggores kaca pada penggunaan berikutnya. Bagi kendaraan yang belum terkena abu, disarankan untuk diparkir di area tertutup. Jika menggunakan car cover, pastikan bodi mobil dalam kondisi bersih terlebih dahulu, karena menutup mobil yang sudah berdebu justru dapat memperparah gesekan antara kain dan permukaan cat.
Yang harus dihindari adalah membasahi sebagian saja atau membiarkan abu tetap basah hingga mengering kembali. Air yang tidak mencukupi justru mempercepat proses korosi dan meningkatkan risiko kerusakan permanen. Menurut Yannes, cara paling aman adalah menggunakan air mengalir dalam jumlah cukup untuk membilas seluruh permukaan secara menyeluruh tanpa menyentuh kendaraan secara langsung.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

