Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ketika abu vulkanik mengganggu koridor penerbangan, keberlangsungan operasional maskapai bergantung pada respons instan dan koordinasi lintas sektor. Informasi terkini mengenai sebaran abu harus segera disebarkan ke semua pemangku kepentingan, termasuk penumpang, agar tidak terjadi ketidakpastian dalam perjalanan. Dalam kondisi seperti ini, transparansi dan kecepatan komunikasi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik dan menekan dampak operasional.
Penanganan penumpang harus dilakukan secara proaktif melalui saluran komunikasi digital seperti WhatsApp dan SMS. Setiap penumpang wajib diberi opsi alternatif, baik berupa perubahan jadwal tanpa biaya, rute pengganti, maupun pengembalian dana sesuai ketentuan. Keberadaan mekanisme tersebut tidak hanya memenuhi kewajiban layanan, tetapi juga mencegah penumpukan ketidakpuasan yang berdampak pada citra perusahaan.
Untuk menjaga kelancaran penerbangan, maskapai harus memanfaatkan rute alternatif seperti melintasi wilayah utara Jawa jika jalur utama tidak aman. Namun, pengalihan rute berdampak pada peningkatan konsumsi bahan bakar dan waktu tempuh. Oleh karena itu, persiapan awal seperti penambahan bahan bakar di bandara aman—dengan proses tankering—diperlukan agar operasional tetap stabil saat akses ke bandara terdampak terbatas.
Koordinasi intensif dengan AirNav dan BMKG menjadi syarat penting dalam pengambilan keputusan. Keputusan untuk melanjutkan, menunda, mengalihkan, atau menghentikan penerbangan harus berdasarkan data terbaru dan valid, bukan asumsi. Fleksibilitas dalam penggunaan slot penerbangan dan pemanfaatan bandara alternatif juga menjadi strategi penting untuk mempertahankan konektivitas nasional.
Jika erupsi dan sebaran abu berlangsung lebih dari lima hari tanpa penanganan yang terkoordinasi, dampak ekonomi bisa menembus angka Rp100 miliar. Kerugian ini akan berdampak langsung pada kinerja maskapai pada kuartal III dan IV, terutama jika tidak ada upaya mitigasi cepat dari pemerintah, regulator, bandara, dan operator penerbangan. Kecepatan respons dan kerja sama lintas sektor menjadi penentu utama dalam mengendalikan kerugian yang lebih besar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Penghapusan cukai bioetanol menjadi langkah krusial untuk mendorong implementasi bensin campur etanol secara nasional, dengan target E20 pada 2028.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Selasa, 8 September 2026, 22.34 WITA


