Australia Siapkan Hak Pilih Matikan Rekomendasi Algoritma Medsos
Pemerintah Australia akan wajibkan platform digital beri opsi nonaktifkan algoritma rekomendasi, demi kesejahteraan pengguna dan transparansi digital.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Australia kini sedang menyusun regulasi baru yang mewajibkan perusahaan media sosial menyediakan pilihan bagi pengguna untuk menonaktifkan sistem rekomendasi berbasis algoritma di feed mereka. Aturan ini menjadi bagian dari upaya lebih luas untuk memperkuat perlindungan digital, terutama dalam menghadapi dampak negatif dari konten yang dipersonalisasi secara intensif. Menteri Komunikasi Anika Wells menegaskan bahwa keputusan ini didorong oleh kebutuhan untuk memberikan kontrol lebih besar kepada publik atas pengalaman digital mereka.
Wells menekankan bahwa meskipun sebagian besar pengguna merasa algoritma memberi manfaat, seperti konten relevan dan pengalaman lebih personal, tetap penting untuk menjamin hak pilihan sejak awal. “Big Tech harus menyediakan opsi tersebut, dan menghormati keputusan pengguna tanpa tekanan atau kebijakan tersembunyi,” ujarnya, menegaskan bahwa pilihan itu bukan sekadar fitur tambahan, melainkan hak dasar dalam ekosistem digital yang sehat.
Di tengah pengembangan aturan ini, oposisi menunjukkan sikap hati-hati. Anggota parlemen Angus Taylor menyatakan koalisi belum menerima rancangan undang-undang resmi dan menyatakan kekhawatiran terhadap potensi pengaruh regulasi terhadap kebebasan berekspresi. “Saya skeptis terhadap tujuan pemerintah. Hingga saat ini, belum ada kejelasan, dan kita perlu melihat isi rancangan sebelum menilai,” katanya, menekankan perlunya transparansi dan evaluasi menyeluruh.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari kebijakan protektif yang telah diterapkan sejak Desember, ketika Australia melarang anak di bawah 16 tahun menggunakan media sosial. Aturan tersebut menjadi yang pertama di dunia dalam skala besar untuk melindungi generasi muda dari bahaya perundungan daring dan eksposur terhadap konten ekstrem yang dipicu algoritma. Meski demikian, data terbaru menunjukkan bahwa penggunaan platform seperti Instagram dan TikTok tetap tinggi di kalangan remaja, menandakan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


