Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Perkuat Dana Murah, DPK Tembus Rp1,58 Puluhan Triliun

Hingga akhir Triwulan II 2026, BRI mencatatkan DPK sebesar Rp1,580,7 triliun dengan pertumbuhan 6,7% year-on-year dan rasio CASA meningkat menjadi 67,6%.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BRI Perkuat Dana Murah, DPK Tembus Rp1,58 Puluhan Triliun
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - BRI berhasil menopang pertumbuhan pendanaan nasabah dengan mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1,580,7 triliun pada akhir Triwulan II 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan 6,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp1.482,1 triliun, mencerminkan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap layanan perbankan yang inklusif dan berkelanjutan. Peningkatan ini tidak hanya terjadi secara kuantitatif, tetapi juga didukung oleh perbaikan kualitas dana, terutama dari sisi dana murah atau CASA yang kini mencapai 67,6%, meningkat dari 65,5% pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan CASA menjadi indikator utama keberhasilan strategi pendanaan berkelanjutan BRI. Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menegaskan bahwa fokus utama transformasi saat ini adalah memperkuat ekosistem transaksi untuk mendorong terbentuknya hubungan jangka panjang dengan nasabah. “Kami tidak hanya ingin menambah jumlah pengguna, tapi membangun hubungan berkelanjutan yang mengubah aktivitas harian menjadi keterlibatan finansial permanen di dalam ekosistem BRI,” ujarnya.

Digitalisasi menjadi tulang punggung strategi tersebut. Hingga akhir semester kedua 2026, aplikasi BRImo telah digunakan oleh 22,3 juta pengguna aktif, mencatatkan 3,3 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp4.166 triliun. Sejalan dengan itu, BRILink Agen turut berkontribusi signifikan, dengan pertumbuhan CASA sebesar 28,6% menjadi Rp30,7 triliun dan fee income naik 16,3% menjadi sekitar Rp915,7 miliar. Perluasan layanan juga menyentuh komunitas Indonesia di luar negeri, melalui BRImo Taiwan yang diluncurkan secara soft launch pada 22 Maret 2026 dan telah menarik lebih dari 1.460 pengguna hingga akhir periode.

BRImo Taiwan menawarkan akses mobile banking 24 jam dengan fitur lengkap seperti transfer ke Indonesia, pembayaran QRIS dan kode billing MPN, pengecekan mutasi, hingga konversi mata uang USD ke NTD. Upaya integrasi antarlayanan—termasuk BRImo, merchant, QRIS, BRILink Agen, payroll, dan transaction banking—diproyeksikan akan memperkuat posisi BRI sebagai bank transaksi utama bagi seluruh segmen nasabah. Tujuan akhirnya adalah mengubah transaksi rutin menjadi hubungan berkelanjutan, yang pada akhirnya menghasilkan dana murah organik dan pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi BRI.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya