Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Startup asal Amerika Serikat berencana meluncurkan wahana antariksa ke Alpha Centauri pada 2029, meski perjalanan akan memakan waktu 80 ribu tahun, dengan tujuan menginspirasi generasi mendatang.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA·👁 7 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah perusahaan rintisan asal Amerika Serikat mengumumkan ambisi besar untuk mengirim wahana luar angkasa menuju Alpha Centauri, bintang terdekat dari sistem tata surya yang berjarak 4,4 tahun cahaya atau sekitar 40 triliun kilometer. Proyek ini didanai dengan dana sebesar US$15 juta atau setara Rp265 miliar, dan rencananya akan diluncurkan pada tahun 2029. Meski membutuhkan waktu hingga 80 ribu tahun untuk tiba di tujuan, misi ini tidak bertujuan untuk mencapai tujuan dalam waktu hidup para perancangnya, melainkan menjadi simbol komitmen terhadap eksplorasi jangka panjang.
Pendiri dan kepala eksekutif perusahaan, Philip Johnston, menegaskan bahwa tujuan utama dari proyek ini adalah mendorong generasi mendatang untuk menemukan cara lebih efisien dalam menjelajah ruang antarbintang. Ia menyatakan, "Kami berharap menjadi yang pertama berangkat dan terakhir sampai di Alpha Centauri," dalam pernyataan yang dikutip dari sumber terkait. Pernyataan ini menekankan bahwa kesuksesan tidak diukur dari kecepatan, melainkan dari keberanian memulai perjalanan yang jauh melampaui batas saat ini.
Wahana yang akan diluncurkan dirancang untuk memanfaatkan sistem pendorong berbasis tenaga surya yang telah teruji, dengan proses percepatan dilakukan secara bertahap melalui manuver gravitasi di sekitar Matahari selama 12 tahun. Setelah mencapai kecepatan maksimal, wahana akan meninggalkan tata surya dan memasuki perjalanan antarbintang. Proyek ini dikembangkan bersama laboratorium penelitian fisika berbasis kecerdasan buatan bernama Physical Superintelligence, yang menyediakan desain inovatif untuk memastikan efisiensi dan daya tahan dalam kondisi ekstrem.
Muatan utama wahana berupa kotak berukuran 10 x 10 sentimeter yang beratnya hanya 1 kilogram, akan memuat berbagai elemen ilmiah dan kultural. Selain data ilmiah, misi ini juga menyertakan salinan Golden Record dari misi Voyager, serta pesan-pesan dari anak-anak di seluruh dunia. Perusahaan membuka tiga bulan periode pengajuan proposal untuk menentukan muatan tambahan. Garret Jameson, mantan perwira Angkatan Udara AS yang kini memimpin operasional harian, menekankan bahwa misi ini merupakan bentuk komitmen terhadap inovasi tanpa menunggu kondisi sempurna: "Kita bisa merangkul keterbatasan, membangun apa yang mungkin dilakukan sekarang, dan memberikan warisan bermakna bagi generasi berikutnya."
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

