Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Penghapusan cukai bioetanol menjadi langkah krusial untuk mendorong implementasi bensin campur etanol secara nasional, dengan target E20 pada 2028.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah secara resmi menyelesaikan permasalahan cukai terhadap bioetanol sebagai bahan campuran bensin, membuka peluang besar bagi percepatan penggunaan energi terbarukan di sektor transportasi. Keputusan ini diambil setelah koordinasi intensif antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Kementerian Keuangan, yang menghasilkan peraturan baru mengenai pemberlakuan tanpa cukai bagi bioetanol.
Dengan tidak adanya beban cukai, PT Pertamina (Persero) kini memiliki ruang lebih luas untuk menerapkan program bensin hijau secara efisien di lapangan. Hal ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada impor bensin dan mempercepat transformasi energi berkelanjutan. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) menyatakan bahwa hambatan regulasi tersebut kini telah teratasi sepenuhnya.
Peta jalan penggunaan bioetanol telah dirancang secara bertahap, dengan penerapan mandatori E5 di seluruh Pulau Jawa mulai 2026. Target berikutnya adalah peningkatan menjadi E10 pada 2027 dan E20 pada 2028. Peningkatan kadar bauran ini dirancang untuk memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus menekan defisit neraca perdagangan akibat impor bahan bakar fosil.
Kebutuhan akan bioetanol murni diproyeksikan melonjak dari 333.000 kilo liter pada 2026 menjadi 1,39 juta kilo liter pada 2028. Saat ini, kapasitas produksi dalam negeri baru mencapai 70.500 kilo liter per tahun dari lima pabrik yang sudah beroperasi. Untuk menutup kesenjangan pasokan, pemerintah mendorong percepatan investasi pembangunan 20 pabrik baru pada 2027 guna memenuhi permintaan feedstock untuk E10 dan E20.
Tujuan utama dari langkah ini adalah menciptakan kemandirian bahan baku energi terbarukan secara nasional. Dengan pemenuhan pasokan dalam negeri, Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi dan mendukung visi transformasi sektor transportasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Selasa, 8 September 2026, 22.34 WITA


