Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengumumkan keputusan untuk menyerahkan seluruh kenaikan gajinya selama lima tahun ke depan kepada program sosial. Keputusan ini diambil dalam sidang parlemen pada 8 September 2026, menegaskan komitmennya terhadap prinsip keadilan dan tanggung jawab publik dalam sistem remunerasi pejabat negara. Ia menekankan bahwa meskipun pemerintah tetap membayar gaji sesuai kerangka yang telah ditetapkan, seluruh bagian kenaikan akan dialihkan untuk kepentingan masyarakat.

Peningkatan gaji tersebut berdasarkan rekomendasi dari komite peninjau yang ditunjuk oleh pemerintah, yang menilai perlu adanya penyesuaian terhadap struktur kompensasi pejabat politik. Dalam skema yang diterapkan, gaji tahunan perdana menteri naik dari sekitar 2,2 juta dolar Singapura (sekitar Rp30,5 miliar) menjadi 3,6 juta dolar Singapura (sekitar Rp50 miliar), termasuk bonus. Kenaikan sebesar 1,4 juta dolar Singapura per tahun, atau sekitar Rp19,5 miliar, akan sepenuhnya disumbangkan.

Sistem baru ini menetapkan gaji perdana menteri sebagai dua kali lipat dari gaji menteri baru, yang kini naik dari 1,1 juta menjadi 1,8 juta dolar Singapura per tahun. Namun, karena tidak ada mekanisme penilaian kinerja tahunan bagi perdana menteri, ia tidak menerima bonus berbasis kinerja. Sebagai gantinya, ia hanya mendapatkan bonus nasional yang menjadi bagian dari struktur remunerasi tetap.

Keputusan ini mencerminkan upaya Singapura menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan gaji pejabat publik. Dengan menyumbangkan seluruh kenaikan, Wong menunjukkan bahwa keuntungan finansial dari jabatan tinggi harus kembali ke masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Tujuan utamanya adalah memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara melalui praktik yang inklusif dan bertanggung jawab.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya