Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengumumkan keputusan untuk menyerahkan seluruh kenaikan gajinya selama lima tahun ke depan kepada program sosial. Keputusan ini diambil dalam sidang parlemen pada 8 September 2026, menegaskan komitmennya terhadap prinsip keadilan dan tanggung jawab publik dalam sistem remunerasi pejabat negara. Ia menekankan bahwa meskipun pemerintah tetap membayar gaji sesuai kerangka yang telah ditetapkan, seluruh bagian kenaikan akan dialihkan untuk kepentingan masyarakat.
Peningkatan gaji tersebut berdasarkan rekomendasi dari komite peninjau yang ditunjuk oleh pemerintah, yang menilai perlu adanya penyesuaian terhadap struktur kompensasi pejabat politik. Dalam skema yang diterapkan, gaji tahunan perdana menteri naik dari sekitar 2,2 juta dolar Singapura (sekitar Rp30,5 miliar) menjadi 3,6 juta dolar Singapura (sekitar Rp50 miliar), termasuk bonus. Kenaikan sebesar 1,4 juta dolar Singapura per tahun, atau sekitar Rp19,5 miliar, akan sepenuhnya disumbangkan.
Sistem baru ini menetapkan gaji perdana menteri sebagai dua kali lipat dari gaji menteri baru, yang kini naik dari 1,1 juta menjadi 1,8 juta dolar Singapura per tahun. Namun, karena tidak ada mekanisme penilaian kinerja tahunan bagi perdana menteri, ia tidak menerima bonus berbasis kinerja. Sebagai gantinya, ia hanya mendapatkan bonus nasional yang menjadi bagian dari struktur remunerasi tetap.
Keputusan ini mencerminkan upaya Singapura menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan gaji pejabat publik. Dengan menyumbangkan seluruh kenaikan, Wong menunjukkan bahwa keuntungan finansial dari jabatan tinggi harus kembali ke masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Tujuan utamanya adalah memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara melalui praktik yang inklusif dan bertanggung jawab.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Sawit Tumbuh di Lahan Bekas Karhutla, Pemerintah Diminta Periksa Proses Tanam
Pemerintah diminta menyelidiki dugaan penanaman kelapa sawit langsung di lahan bekas kebakaran hutan yang belum pulih secara ekologis.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


