Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan memperpanjang penutupan sementara operasional tujuh bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau hingga Senin, 7 September 2025, pukul 23.59 WIB. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan yang hati-hati, menyusul dinamika arah angin yang tidak menentu dan potensi risiko terhadap keselamatan penerbangan. Menteri Perhubungan menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada keamanan pesawat dan penumpang, meskipun hasil pemeriksaan awal di beberapa lokasi menunjukkan tidak adanya residu debu vulkanik.

Bandara yang terdampak mencakup Soekarno-Hatta, Radin Inten II, Budiarto, Halim Perdanakusuma, Pondok Cabe, Muhammad Taufiq Kiemas, dan Husein Sastranegara. Hingga sore hari tanggal 7 September, sebanyak 2.961 penerbangan mengalami perubahan jadwal, termasuk 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional. Total penumpang yang terdampak mencapai 341 ribu orang, dengan dampak berupa pembatalan, penundaan, maupun pengalihan rute penerbangan.

Pembukaan kembali operasional bandara tetap menunggu rekomendasi resmi dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, pusat rujukan internasional untuk ancaman abu vulkanik. Meski hasil uji laboratorium di sejumlah lokasi menunjukkan hasil negatif, pihak berwenang tetap mempertahankan kehati-hatian dalam menilai kelayakan operasional. Perpanjangan ini juga memberi waktu bagi pengelola bandara untuk melakukan pembersihan fasilitas sisi udara, seperti landasan pacu, jalur taxiway, dan apron, serta bagi maskapai untuk memeriksa dan membersihkan pesawat dari kemungkinan residu debu vulkanik.

Menteri menegaskan bahwa tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan penerbangan. Semua proses akan dilakukan secara sistematis dan terukur, dengan pemantauan terus-menerus terhadap kondisi abu vulkanik dan perkembangan advisory dari VAAC Darwin. Koordinasi intensif terus dilakukan antara Kementerian Perhubungan dan instansi terkait guna memastikan keputusan berbasis data dan dapat diandalkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya