Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Purbaya Proyeksikan Ekonomi Kuartal III Tumbuh 5,4%

Menteri Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026 mencapai 5,4% secara tahunan, didukung pulihnya likuiditas sistem keuangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Purbaya Proyeksikan Ekonomi Kuartal III Tumbuh 5,4%
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2026 diperkirakan mencapai angka 5,4% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan realisasi kuartal kedua yang sebesar 5,29%. Perkiraan ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pernyataan di Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026), yang menilai kondisi ekonomi mulai menunjukkan kekuatan lebih stabil pada periode Juli hingga September.

Ia menegaskan bahwa proyeksi tersebut berdasarkan indikator likuiditas yang membaik dalam sistem keuangan, khususnya pertumbuhan uang primer atau M0 yang tercatat sebesar Rp2.281,5 triliun pada Agustus 2026. Pertumbuhan M0 tersebut tercatat sebesar 16,3% year on year, meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 17,1%. Purbaya menyebut bahwa arus uang yang kembali masuk ke sistem keuangan sejak Juli menjadi pemicu utama pemulihan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menyatakan optimisme bahwa laju pertumbuhan pada kuartal IV-2026 akan lebih tinggi lagi. Ia memperkirakan ekonomi akan mendekati angka 5,6% pada akhir tahun, bahkan bisa menyentuh 6% jika tren yang terjadi tetap terjaga. Menurutnya, kondisi ini merupakan hasil dari ekspansi bisnis yang kian terbuka, didukung oleh kepercayaan pasar yang kembali pulih.

Indikator M0, yang menjadi patokan utama dalam evaluasi likuiditas, menunjukkan sinyal positif bahwa sektor riil mulai merespons dengan lebih aktif. Purbaya menekankan bahwa pertumbuhan yang lebih tinggi dari 5,4% bukanlah hal yang sulit, selama kebijakan moneter dan fiskal tetap berjalan sesuai rencana. Ia menilai bahwa momentum ekonomi pada akhir tahun ini sangat menguntungkan untuk memperkuat kinerja pertumbuhan secara keseluruhan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya