Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Macklemore Dorong Kebebasan untuk Semua, Bantah Dukung Politik di Panggung Konser

Penyanyi Macklemore menegaskan bahwa seruannya untuk "Free Palestine" di konser Ed Sheeran murni berbasis kemanusiaan, bukan politik, dan menolak dikaitkan dengan kebencian terhadap komunitas Yahudi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Macklemore Dorong Kebebasan untuk Semua, Bantah Dukung Politik di Panggung Konser
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Macklemore kembali menegaskan posisinya terkait aksi bela Palestina yang memicu kontroversi setelah menyampaikan seruan "Free Palestine" saat membuka pertunjukan Ed Sheeran di Stadion MetLife, New Jersey, pada 28 Agustus. Ia menekankan bahwa pernyataan tersebut bukan bentuk dukungan terhadap gerakan politik tertentu, melainkan bentuk kepedulian terhadap hak asasi manusia yang meluas di berbagai wilayah dunia. Dalam penjelasan lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah Israel tidak serta-merta menyerang warga Yahudi secara pribadi.

Ia menyampaikan bahwa kritik terhadap sistem apartheid dan kekerasan militer tidak boleh disalahartikan sebagai ancaman terhadap identitas atau komunitas tertentu. "Kepada semua saudara dan saudari Yahudi di dunia: kritik terhadap Israel bukan kritik terhadap Anda," tegasnya, menekankan bahwa perjuangan untuk kebebasan harus mencakup semua kelompok yang mengalami penindasan. Ia menegaskan bahwa kebebasan sejati tidak dapat dirasakan oleh satu kelompok jika yang lain masih terjajah.

Dalam penampilan berikutnya, Macklemore memperluas cakupan seruannya dengan menyebutkan berbagai wilayah yang juga mengalami penindasan, seperti Lebanon, Kuba, Kongo, Sudan, hingga menyoroti ketakutan yang dirasakan masyarakat di Amerika Serikat akibat kebijakan seperti ICE. Ia menekankan bahwa kebebasan yang sejati hanya mungkin terjadi jika seluruh manusia di muka bumi merasa dihargai dan dilindungi secara adil.

Aksi tersebut memicu reaksi dari Israeli American Council (IAC), yang langsung mengajukan petisi untuk mencabut nama Macklemore dari sisa rangkaian tur The Loop. Pihak IAC menyatakan bahwa panggung konser tidak sepatutnya digunakan sebagai media untuk menyebarkan agenda politik yang sepihak. Namun, Macklemore tetap bersikeras bahwa pesannya adalah tentang solidaritas kemanusiaan, bukan penghakiman terhadap suatu bangsa atau agama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya