Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Katon Bagaskara Terdampar di Jenewa karena Masalah Visa Transit

Vokalis KLa Project, Katon Bagaskara, terpaksa terdampar di Bandara Jenewa setelah maskapai Etihad Airways menolak keberangkatannya karena ketidaklengkapan dokumen transit ke Abu Dhabi, sementara Bandara Soekarno-Hatta tutup akibat abu vulkanik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Katon Bagaskara Terdampar di Jenewa karena Masalah Visa Transit
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Katon Bagaskara, vokalis grup musik KLa Project, mengungkap kondisi terjebak di Bandara Internasional Cointrin Jenewa, Swiss, setelah pihak Etihad Airways menolak proses check-in untuk penerbangan yang melibatkan transit di Abu Dhabi. Ia menyatakan bahwa penolakan tersebut didasarkan pada kekhawatiran maskapai terhadap kemungkinan dirinya tidak memiliki izin transit yang sah di Abu Dhabi, meskipun rencana awal menyertakan rute tersebut sebagai bagian dari perjalanan pulang ke Jakarta.

Kondisi semakin memburuk ketika penerbangan yang seharusnya berangkat pada hari Senin (7/9) tetap tercantum sebagai normal di sistem online, padahal petugas di lapangan justru menolak keberangkatan. Katon mengungkapkan bahwa tim Etihad tidak memberikan penjelasan pasti dan hanya meminta penumpang menunggu selama satu jam, tanpa kepastian solusi. Ia pun meminta bantuan publik dan pihak berwenang, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jenewa dan Abu Dhabi, untuk segera menyelesaikan persoalan ini.

Ia juga menyoroti ketidaksesuaian informasi antara sistem digital maskapai dan realitas di lapangan, yang memicu kepanikan di antara dirinya dan kru yang ikut serta. Menurut Katon, saat ini tiket yang dimilikinya berada dalam status terancam hangus, sementara keberadaannya di Swiss membutuhkan perpanjangan visa yang hanya bisa diproses jika ada bukti kehadiran resmi dan rencana perjalanan yang jelas.

Katon Bagaskara sebelumnya berada di Swiss sejak akhir Agustus 2026 untuk tampil dalam pertunjukan di Musikschule Konservatorium, sebuah institusi musik di kawasan kota tua Bern. Ia juga aktif membagikan aktivitasnya di media sosial, termasuk interaksi dengan seniman lokal di berbagai kota di negara Eropa tersebut. Sebelum berangkat ke Swiss, ia dan KLa Project telah tampil sukses dalam acara Prambanan Jazz 2026 pada awal Juli 2026.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya