Penerbangan ke Jakarta, Bandung, dan Lampung Dihentikan Sementara
Sebanyak 2.300 penerbangan terdampak akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, dengan tiga bandara utama ditutup hingga pukul 24.00 WIB.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kegiatan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung secara menyeluruh dihentikan sementara pada Senin (7/9) hingga pukul 24.00 WIB. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan menyusul penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Penutupan berlaku untuk tiga bandara utama, yakni Soekarno-Hatta di Jakarta, Husein Sastranegara di Bandung, dan Radin Inten II di Lampung.
Otoritas penerbangan memastikan bahwa operasional penerbangan akan kembali berjalan secara bertahap setelah bandara dinyatakan aman dan memenuhi standar keselamatan. Proses reaktivasi dilakukan berdasarkan evaluasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta arahan dari Kementerian Perhubungan. Kesiapan bandara akan terus dipantau secara intensif untuk menjamin kondisi yang optimal sebelum penerbangan kembali dioperasikan.
Garuda Indonesia menyatakan bahwa seluruh penerbangan yang dijadwalkan setelah pukul 24.00 WIB akan dilanjutkan sesuai perkembangan situasi. Penumpang yang terdampak dapat memilih mengubah jadwal penerbangan atau mengajukan pengembalian dana penuh sesuai ketentuan. Layanan tersebut dapat dilakukan melalui kantor penjualan Garuda terdekat, atau melalui platform tempat tiket dibeli bagi pelanggan yang memesan melalui agen atau situs online.
Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan penutupan atau pembukaan bandara. Sejalan dengan itu, BMKG terus memperbarui data erupsi dan perkembangan sebaran abu vulkanik secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang akurat. Dampak dari peristiwa ini menyebabkan sekitar 2.300 penerbangan terganggu, memengaruhi lebih dari 270 ribu penumpang di seluruh Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


