MDLA Catat Laba Rp226 Miliar, Tumbuh 12,6% YoY
Emiten distribusi kesehatan MDLA mencatat laba bersih Rp226 miliar pada periode yang sama tahun lalu, didorong peningkatan penjualan dan ekspansi operasional.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp226 miliar pada periode tertentu, mengalami kenaikan 12,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh penjualan kotor yang mencapai Rp8,2 triliun, tumbuh 10,1% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut mencerminkan daya saing yang kuat di tengah dinamika pasar kesehatan nasional yang terus berkembang.
Dalam kesempatan publik, Direktur Utama MDLA, Juliwaty, menegaskan bahwa ekosistem bisnis yang terintegrasi—meliputi distribusi, manufaktur, alat kesehatan, serta digital—menjadi fondasi utama pertumbuhan perusahaan. Ia menilai momentum positif ini sebagai peluang strategis untuk memperluas jangkauan layanan ke berbagai wilayah di Indonesia.
Di sektor distribusi, anak perusahaan PT Anugrah Argon Medica (AAM) berhasil menambah lima prinsipal baru, terdiri dari satu produk etis, tiga produk kesehatan konsumen, dan satu produk alat kesehatan. Sementara itu, produk own brand Stardec dari PT Djembatan Dua mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 34%, serta telah diekspor ke Kamboja dan Timor-Leste pada 2025, dengan rencana ekspor kembali pada 2026.
Perusahaan juga memperkuat infrastruktur logistik dengan progres pembangunan gudang AAM Medan yang telah mencapai tahap 95%. Gedung tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026 untuk meningkatkan efisiensi distribusi di wilayah Sumatera. Selain itu, MDLA merancang pembangunan National Distribution Center (NDC) 2 pada 2027, dengan fokus pada penyimpanan suhu dingin (cold storage), berlokasi di Kawasan Industri Jababeka 2 seluas 2,7 hektar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


