RAJA Perkuat Kemitraan dengan Akuisisi 5% Saham PT LNG
Emiten RAJA melalui anak usahanya menyelesaikan akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas pada 4 September 2026, sebagai bagian dari strategi pengembangan FLNG bersama grup Genting Berhad.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) resmi menyelesaikan akuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PT LNG) melalui entitas anak usahanya, PT Raharja Gas Kasuri. Penandatanganan akta jual beli dilakukan pada 4 September 2026 di hadapan notaris, menandai penyelesaian dari perjanjian pembelian saham yang telah disepakati sebelumnya pada 29 April 2026 dengan Genting LNG Pte. Ltd. sebagai pihak penjual.
Transaksi ini menjadi bagian dari kerja sama strategis antara RAJA dan grup Genting Berhad dalam pengembangan serta operasional Floating Liquefied Natural Gas (FLNG), yang menekankan sinergi dalam ekspansi infrastruktur energi berkelanjutan di wilayah Indonesia. Langkah ini diperkuat oleh posisi strategis PT LNG dalam ekosistem energi cair, khususnya dalam konteks diversifikasi pasokan energi nasional.
Manajemen RAJA menegaskan bahwa transaksi tidak berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan maupun operasional perseroan secara keseluruhan. Dengan struktur kepemilikan yang tetap stabil, akuisisi ini diarahkan untuk memperkuat posisi kompetitif dalam sektor energi, tanpa mengubah arahan bisnis utama perusahaan.
Sebagai informasi, RAJA dikuasai secara langsung oleh Hapsoro dengan porsi 27,52%. Selain itu, Hapsoro juga memiliki pengaruh melalui dua entitas terafiliasi, yakni PT Sentosa Bersama Mitra (35,73%) dan PT Tirta Orisa Yasa (12,38%), yang turut mendukung stabilitas kepemilikan dan strategi jangka panjang emiten tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


