Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 19.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Republik Indonesia resmi menunjukkan langkah strategis dalam pengembangan industri kendaraan listrik dengan menyiapkan pembangunan pabrik motor listrik nasional secara mandiri. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya transformasi sektor transportasi menuju lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini diberi nama Motor Listrik Nasional (MOLINAS) dan menjadi pusat perhatian pelaku industri nasional.
Dengan fokus pada kemandirian teknologi dan pengurangan ketergantungan impor, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem produksi motor listrik dari hulu hingga hilir. Dida Gardera, Plt Deputi Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata di Kemenko Perekonomian, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan komitmen tinggi untuk mendorong industri tersebut sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Meski komitmen sudah disampaikan, sejumlah pelaku usaha menyatakan masih membutuhkan kejelasan lebih lanjut terkait regulasi, insentif, dan mekanisme pelaksanaan program. Kepastian kebijakan diperlukan agar investor dan produsen lokal dapat bergerak secara optimal tanpa hambatan regulasi yang belum terdefinisi.
Pembangunan pabrik tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan rantai pasok dalam negeri. Dengan target transformasi transportasi yang lebih hijau, MOLINAS diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara berkelanjutan di bidang mobilitas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Abaikan Abu Vulkanik di Mesin Mobil? Bisa Rusak Serius
Paparan abu vulkanik pada mesin mobil berpotensi merusak komponen kritis jika tidak ditangani tepat, termasuk filter udara, radiator, dan sistem kelistrikan.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


