Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

GEMS Peroleh Kredit US$42 Juta dari Bank Mandiri untuk Proyek Elektrifikasi

PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) mendapatkan fasilitas kredit US$42 juta dari Bank Mandiri melalui anak perusahaannya, Borneo Indobara, untuk pembiayaan proyek elektrifikasi area tambang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 22.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
GEMS Peroleh Kredit US$42 Juta dari Bank Mandiri untuk Proyek Elektrifikasi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) berhasil menandatangani perjanjian kredit senilai US$42 juta dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. melalui entitas anaknya, PT Borneo Indobara (BIB), yang menjadi penerima langsung fasilitas tersebut. Penandatanganan perjanjian dilakukan pada 16 September 2026, menandai langkah strategis dalam pembiayaan proyek infrastruktur operasional perusahaan tambang batu bara milik Grup Sinar Mas.

Fasilitas kredit yang diberikan berbentuk term loan dengan jangka waktu maksimal lima tahun sejak penandatanganan. Besaran pinjaman mencapai maksimal 80% dari nilai proyek elektrifikasi yang direncanakan, sesuai dengan tujuan penggunaan dana yang telah ditetapkan. Pendanaan ini ditujukan khusus untuk mendukung belanja modal (capex) dalam pembangunan infrastruktur listrik di area operasional tambang milik BIB.

Corporate Secretary GEMS, Sudin, menegaskan bahwa pendanaan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kinerja operasional dan mendukung pertumbuhan jangka panjang. Dengan adanya tambahan sumber dana, perusahaan optimistis dapat mempercepat proyek elektrifikasi yang berdampak langsung pada efisiensi produksi dan keberlanjutan operasional tambang.

Pendanaan ini juga diharapkan meningkatkan kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan, memperkuat posisi likuiditas, serta mendukung kelangsungan usaha dalam lingkungan industri yang dinamis. Dengan penyelesaian proyek yang tepat waktu, GEMS menargetkan peningkatan produktivitas dan efektivitas operasional di area tambang yang dikelolanya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya