Gubernur DKI Soroti Ego Pemimpin Sebagai Hambatan Utama
Pramono Anung menyoroti ego pemimpin sebagai akar permasalahan utama dalam koordinasi antarlembaga di Jakarta, mengungkapkan pentingnya komunikasi terbuka untuk menyelesaikan isu strategis.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa salah satu hambatan utama dalam tata kelola kota selama ini berasal dari sikap egoistik para pemimpin institusi. Pernyataan ini disampaikannya saat meresmikan Masjid Apung An-Nur di Jakarta Utara, menyoroti keterbatasan kolaborasi antarlembaga yang sempat menghambat proyek strategis. Ia menekankan bahwa ketiadaan komunikasi yang efektif antarpihak bertanggung jawab menjadi penghambat utama kinerja pemerintahan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengisahkan pengalaman awal masa jabatannya ketika berencana menyambungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol. Ia menyebut bahwa pada masa itu, Direktur Utama JIS dan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol bahkan tidak bisa berdialog secara langsung. "Ketemu ngomong aja nggak bisa," ujarnya dengan nada kritis, menunjukkan betapa parahnya isolasi antarlembaga yang menghambat pembangunan kota.
Namun, setelah komunikasi dibuka dan saling bertemu, berbagai persoalan mulai teratasi. Pramono mencontohkan suksesnya penyelenggaraan konser internasional seperti The Weeknd dan Avenged Sevenfold di JIS, yang berjalan lancar berkat ketersediaan parkir di Ancol dan akses transportasi umum yang terkoordinasi. Ia menilai bahwa keterbukaan komunikasi antarpihak kunci dalam menjamin kelancaran kegiatan publik.
Pria yang kini menjabat sebagai gubernur DKI itu menyampaikan apresiasi kepada pimpinan JIS dan PT Pembangunan Jaya Ancol yang kini telah mampu bekerja sama secara harmonis. Ia mengaku sempat bingung dengan kondisi sebelumnya, di mana bahkan pertemuan sederhana pun terasa sulit. "Saya juga enggak habis pikir, ketemu aja nggak bisa," katanya, sambil menambahkan bahwa keberadaan pemimpin yang terbuka dan mudah diakses menjadi faktor pendukung perubahan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

