Gubernur Kalbar Tekankan Penyelesaian BBM dan Listrik dalam Rapat Koordinasi
Gubernur Kalbar memimpin rapat koordinasi untuk menangani kelangkaan BBM bersubsidi dan pemadaman listrik yang mengganggu masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memimpin rapat koordinasi lintas instansi guna menangani dua isu kritis yang memengaruhi kehidupan masyarakat: kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi dan pemadaman listrik bergilir. Pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Pertamina, PLN, AKR, Dinas ESDM, serta instansi terkait lainnya difokuskan pada peningkatan kelancaran distribusi BBM dan percepatan penyelesaian gangguan kelistrikan di wilayah terdampak.
Dalam paparannya, Ria menekankan pentingnya distribusi BBM yang merata, terutama bagi masyarakat di kawasan pedalaman dan pesisir, seperti wilayah Kakap yang menjadi sentra aktivitas nelayan. Ia menegaskan bahwa pasokan solar dan BBM bersubsidi harus kembali stabil dan tepat sasaran agar tidak menghambat kegiatan ekonomi dan produktivitas warga. Pertamina dan AKR telah menyatakan komitmen mencari solusi konkret untuk memperbaiki aliran BBM.
Sementara itu, mengenai pemadaman listrik yang terjadi selama dua jam secara bergilir, Gubernur menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh proses pemeliharaan menyeluruh di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bengkayang. PLN memperkirakan durasi pemeliharaan akan berlangsung hingga 54 hari. Meski demikian, Pemprov Kalbar mendesak pihak PLN agar mempercepat proses perbaikan guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi daerah.
Ria menegaskan bahwa transparansi informasi penting agar masyarakat memahami kondisi aktual dan upaya yang sedang dilakukan. Ia menegaskan komitmen Pemprov Kalbar untuk terus mengawal penyelesaian kedua persoalan tersebut secara intensif. Tujuan utamanya adalah memastikan ketersediaan BBM bersubsidi dan stabilitas pasokan listrik, sehingga kehidupan sehari-hari masyarakat dapat berjalan normal tanpa gangguan berkepanjangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Ratusan ribu warga Prancis turun ke jalan memprotes kenaikan biaya hidup dan kondisi pendidikan, menyebabkan bentrokan dengan polisi dan menimbulkan ratusan penangkapan.
25 Oktober 2026
Obama Sindir Trump Soal Renovasi Gedung Putih Saat Kampanye
Mantan Presiden AS Barack Obama menyoroti fokus Trump pada renovasi Gedung Putih dibandingkan kebijakan ekonomi selama kampanye di Ohio.
25 Oktober 2026

Pemprov DKI Siapkan Relokasi Pedagang Selama Revitalisasi Taman Puring
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan lokasi sementara bagi 180 pedagang Taman Puring yang terdampak revitalisasi menjadi taman disabilitas.
25 Oktober 2026

Jakarta Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Pertumbuhan ekonomi 5,52% dan penyelenggaraan event internasional menjadi bukti kinerja ekonomi Jakarta yang tetap stabil di tengah tekanan global.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

