Pemprov DKI Siapkan Relokasi Pedagang Selama Revitalisasi Taman Puring
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan lokasi sementara bagi 180 pedagang Taman Puring yang terdampak revitalisasi menjadi taman disabilitas.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah memproses penentuan lokasi sementara bagi pedagang yang beraktivitas di kawasan Taman Puring, Kebayoran Baru, selama proses revitalisasi. Gubernur DKI menegaskan pentingnya memastikan para pedagang tetap dapat menjalankan usaha meskipun area tersebut mengalami perubahan fungsi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat yang terdampak proyek pembangunan.
Revitalisasi Taman Puring yang dimulai pasca kebakaran pada 2025 didorong oleh ide mantan Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar. Gubernur menyetujui rencana tersebut dengan tujuan menciptakan ruang publik khusus untuk penyandang disabilitas—sebuah fasilitas yang belum pernah ada di Jakarta sebelumnya. Upaya ini bertujuan memperkuat inklusivitas dalam tata kota, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang berkebutuhan khusus.
Dalam proses ini, 180 pedagang masih bertahan di lokasi bekas pasar yang terbakar sejak 28 Juli 2025. Sebelum kejadian, jumlah pedagang di area tersebut mencapai lebih dari 500 orang. Pemerintah menekankan bahwa keberadaan mereka tidak akan diabaikan, dengan komitmen untuk memperjuangkan hak ekonomi mereka selama masa pembangunan berlangsung.
Sebagai bagian dari konsep inklusif, Taman Puring juga akan dilengkapi dengan Microlibrary Taman Puring, yang didanai oleh Ammodo Foundation. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang belajar terbuka yang ramah disabilitas, dibangun melalui kolaborasi antara Pemprov DKI, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta PT SHAU Architects. Desain arsitekturalnya menampilkan struktur spiral dari beton melengkung dengan atap hijau, menciptakan suasana teduh dan harmonis dengan lingkungan alam taman.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Ratusan ribu warga Prancis turun ke jalan memprotes kenaikan biaya hidup dan kondisi pendidikan, menyebabkan bentrokan dengan polisi dan menimbulkan ratusan penangkapan.
25 Oktober 2026
Obama Sindir Trump Soal Renovasi Gedung Putih Saat Kampanye
Mantan Presiden AS Barack Obama menyoroti fokus Trump pada renovasi Gedung Putih dibandingkan kebijakan ekonomi selama kampanye di Ohio.
25 Oktober 2026

Gubernur Kalbar Tekankan Penyelesaian BBM dan Listrik dalam Rapat Koordinasi
Gubernur Kalbar memimpin rapat koordinasi untuk menangani kelangkaan BBM bersubsidi dan pemadaman listrik yang mengganggu masyarakat.
25 Oktober 2026

Jakarta Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Pertumbuhan ekonomi 5,52% dan penyelenggaraan event internasional menjadi bukti kinerja ekonomi Jakarta yang tetap stabil di tengah tekanan global.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

