Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gubernur Soroti Peran Guru dalam Peningkatan Kualitas SDM Jakarta

Pramono Apresiasi 282 Guru Fungsional yang Dilantik, Tekankan Pendidikan sebagai Pilar Pembangunan Manusia Jakarta

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
Gubernur Soroti Peran Guru dalam Peningkatan Kualitas SDM Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa tenaga pendidik merupakan kunci utama dalam menopang peningkatan kualitas sumber daya manusia di ibu kota. Pernyataan ini disampaikan dalam upacara pelantikan 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov DKI, di mana sebanyak 282 di antaranya merupakan guru. Pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Jakarta ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas aparatur untuk meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

Pramono menyampaikan bahwa kini Jakarta telah berubah menjadi kota pelajar terbaik di Indonesia, sebuah pencapaian yang tidak terlepas dari dedikasi para guru. Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga alat transformasi sosial ekonomi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan demikian, peran guru melampaui kelas—menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan pelecehan seksual.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemprov DKI terus memperbaiki infrastruktur pendidikan, termasuk rehabilitasi 19 gedung sekolah, di mana 18 di antaranya telah selesai. Selain itu, program pendukung seperti Kartu Jakarta Pintar Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, Sekolah Rakyat, serta beasiswa LPDP Jakarta terus diperluas guna menjamin akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Semua ini menjadi bagian dari komitmen strategis dalam membangun SDM unggul yang berkelanjutan.

Gubernur juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik. Ia menyebut jabatan sebagai amanah dan ujian, yang harus dijalankan dengan tanggung jawab tinggi demi kepentingan publik. Ia menyoroti pencapaian tinggi dari Pusat Penilaian Kompetensi Pegawai BKD DKI, yang meraih nilai akreditasi 95,06 dari BKN—peringkat tertinggi di antara instansi peserta penilaian Batch II—sebagai bukti sinergi dan manajemen aparatur yang efektif.

Dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta yang mencapai 85,05—peringkat tertinggi secara nasional—Pemprov DKI menegaskan bahwa pembangunan manusia harus menjadi prioritas utama. Melalui peningkatan kompetensi aparatur dan penguatan peran guru, langkah-langkah ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, serta membangun fondasi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis manusia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya