Hainan Jadi Lumbung Ekonomi Baru China dengan Tarif Nol
China meluncurkan kawasan perdagangan bebas di Hainan dengan nilai proyek Rp2.000 triliun, menarik investasi global dan memperluas akses pasar ke Asia Tenggara.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 22.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pulau Hainan resmi berubah menjadi kawasan pabean khusus mulai 18 Desember 2024, menjadi pusat eksperimen perdagangan bebas terbesar dalam sejarah China. Proyek ini, dikenal sebagai Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan (Hainan FTP), dibiayai hingga US$113 miliar atau setara Rp2.000 triliun, dengan sistem kepabeanan yang dipisahkan dari wilayah daratan utama negara. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi ekonomi China di kawasan Asia Tenggara.
Dengan memangkas tarif dan melonggarkan regulasi, kebijakan baru memungkinkan 74% barang masuk ke Hainan tanpa bea, meningkat drastis dari sebelumnya hanya 21%. Jumlah kategori barang bebas bea diperluas hingga lebih dari 6.600 jenis, meliputi sektor manufaktur, teknologi, dan layanan. Barang yang diproses di Hainan dapat masuk ke daratan China tanpa tarif jika nilai tambah lokalnya melebihi 30%, membuka peluang bagi perusahaan multinasional untuk memanfaatkan struktur insentif ini.
Akses bagi entitas asing ke sektor layanan tertentu yang sebelumnya dibatasi kini dibuka, termasuk di bidang keuangan, transportasi, dan digital. Prosedur investasi lintas batas juga disederhanakan, menandai pergeseran ke arah ekonomi yang lebih terbuka secara terukur. Tujuan utamanya adalah mempercepat integrasi rantai pasok global dan memperkuat koneksi ekonomi dengan negara-negara di Asia Tenggara yang berbatasan langsung dengan wilayah tersebut.
Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng, menegaskan bahwa Hainan FTP akan menjadi gerbang penting dalam era keterbukaan ekonomi baru. Pasar finansial merespons positif, dengan saham di China dan Hong Kong menguat pada hari peluncuran. Para analis menyebut model ini sebagai "uji coba terkelola" untuk transisi menuju ekonomi terbuka tingkat tinggi. Meski demikian, ekspektasi terhadap keterbukaan hukum dan sistem keuangan tetap lebih rendah dibandingkan Hong Kong.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pembersihan Catatan Kredit di SLIK OJK: Langkah Praktis untuk Akses Keuangan
Skor kredit rendah di SLIK OJK menghambat akses pembiayaan, namun pembaruan data bisa dilakukan setelah pelunasan atau klarifikasi kesalahan.
13 September 2026

BRICS Dorong Bursa Gandum Global untuk Stabilitas Pangan
Pemimpin BRICS setuju melanjutkan pembahasan bursa perdagangan gandum bersama guna perkuat ketahanan pangan global dan kurangi dampak volatilitas harga.
13 September 2026

5 Tahun Integrasi, UMi Dorong 2,3 Juta UMKM Naik Kelas
Dalam lima tahun, ekosistem Holding Ultra Mikro berhasil menjangkau 33,8 juta debitur aktif dan mendorong 2,3 juta pelaku usaha naik kelas melalui integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM.
13 September 2026

17 Tahun Indonesia Eximbank Perkuat Ekspor Nasional
Indonesia Eximbank genap berusia 17 tahun dengan transformasi berkelanjutan untuk mendukung ekspor melalui pembiayaan, penjaminan, dan program pengembangan kapasitas pelaku usaha.
13 September 2026
Berita Lainnya

Juicy Luicy Batal Tampil di Batam karena Kelalaian Penyelenggara
Minggu, 13 September 2026, 22.22 WITA
Bantuan Pengairan Untuk 2.830 Ha Sawah Bombana Diresmikan
Minggu, 13 September 2026, 22.21 WITA
Kemah Budaya Baubau Perkuat Karakter Muda Melalui Tradisi
Minggu, 13 September 2026, 22.21 WITA
Triyono, Pria Sederhana yang Dikenal Dermawan Lewat Program Kamis Berkah
Minggu, 13 September 2026, 22.21 WITA
ANTAM Kolaka Diraih Tiga Penghargaan Platinum ENSIA 2026
Minggu, 13 September 2026, 22.21 WITA

Seniman Husen Bikin Monumen Layang-layang Tradisional dari Muna
Minggu, 13 September 2026, 21.00 WITA

Kenzi, Karateka Cilik Perwakilan Dojo Kendari Permai
Minggu, 13 September 2026, 21.00 WITA

Elektrifikasi Alat Berat Dorong Efisiensi Pertambangan
Minggu, 13 September 2026, 19.38 WITA


