Haji Isam dan Kepemilikan Saham di Tiga Emiten yang Diperkirakan Capai Rp62,14 Triliun
Nilai pasar saham yang dikaitkan dengan Haji Isam di tiga perusahaan terbuka mencapai Rp62,14 triliun, meski belum mencerminkan kekayaan bersihnya secara keseluruhan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 22.30 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad, dikenal sebagai Haji Isam, kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul kabar tentang rencana akuisisi sekitar 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Meski manajemen BYAN belum mengonfirmasi informasi tersebut, nilai kepemilikan saham yang dikaitkan dengan Haji Isam di tiga emiten terbuka telah menjadi perhatian pasar. Perkiraan nilai pasar dari saham-saham tersebut mencapai sekitar Rp62,14 triliun, berdasarkan data kapitalisasi pasar dan proporsi kepemilikan pada 18 Agustus 2026.
Nilai tersebut berasal dari tiga perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, yaitu PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE). Pada PGUN, kepemilikan Haji Isam melalui putrinya, Liana Saputri, mencapai 76,69 persen dengan nilai pasar sekitar Rp40,37 triliun. Di JARR, kepemilikan melalui entitas yang berada di bawah kendalinya mencapai 86,64 persen, dengan nilai pasar sekitar Rp20,07 triliun. Sementara itu, pada TEBE, kepemilikan sebesar 76,91 persen melalui PT Dua Samudera memberikan kontribusi sekitar Rp1,69 triliun.
Penting dicatat bahwa angka Rp62,14 triliun merupakan estimasi berdasarkan harga pasar saham pada tanggal tertentu, bukan ukuran kekayaan bersih Haji Isam. Kekayaan bersih sejati, menurut standar seperti yang digunakan Forbes, dihitung dari total aset dikurangi kewajiban, termasuk aset non-saham seperti properti, investasi swasta, dan nilai real estat. Oleh karena itu, perbandingan dengan kekayaan miliarder lain seperti Djoko Susanto atau Mochtar Riady tidak serta-merta menunjukkan posisi Haji Isam dalam daftar orang terkaya dunia.
Rumor akuisisi BYAN yang melibatkan sekitar 62,2 persen saham, jika benar, akan menempatkan nilai transaksi pasar mencapai sekitar Rp358,17 triliun berdasarkan harga penutupan 18 Agustus 2026. Namun, manajemen BYAN secara resmi menyatakan belum mengetahui adanya rencana transaksi tersebut, termasuk pihak yang terlibat, struktur akuisisi, dan nilai kesepakatan. Hal ini menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada konfirmasi resmi mengenai perubahan kepemilikan saham BYAN, sementara angka Rp62,14 triliun tetap bersifat estimatif dan tidak merepresentasikan total kekayaan Haji Isam.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penertiban Kendaraan Nunggak Pajak Dibantah, APPI: Tidak Ada Edaran Resmi
APPI membantah keaslian pengumuman soal razia kendaraan nunggak pajak hingga ke rumah, menegaskan tidak pernah mengeluarkan edaran semacam itu pada akhir September 2026.
11 September 2026

BPS Pertimbangkan Data Pajak untuk Perbaiki Akurasi Bansos
BPS mengkaji pemanfaatan data perpajakan guna meningkatkan akurasi pemetaan sosial ekonomi dan ketepatan sasaran bantuan sosial melalui DTSEN.
11 September 2026

Coretax sebagai Alat Ukur Kemiskinan yang Lebih Akurat
Data perpajakan melalui sistem Coretax berpotensi menjadi dasar pengukuran kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial secara lebih tepat sasaran.
11 September 2026

Asing Beli Bersih Rp1,95 Triliun di 10 Saham Saat IHSG Melemah
Investor asing catatkan beli bersih senilai Rp1,95 triliun di 10 emiten utama meski IHSG turun 1,29% pada Kamis (10/9/2026).
11 September 2026
Berita Lainnya

Rahasia Telur Orak-Arik Lembut ala Restoran
Jumat, 11 September 2026, 22.48 WITA

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan untuk Kesehatan dan Hemat
Jumat, 11 September 2026, 22.47 WITA

5 Tanda Makanan di Kulkas Sudah Rusak, Jangan Dikonsumsi Lagi
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

Festival Kuliner Serpong Tonjolkan Warisan Rasa Sumatera
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

BYD Putuskan Ubah Strategi Produksi di Malaysia
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

Thailand Siapkan Tarif Tiga Level untuk Kendaraan Listrik
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

iPhone 18 Pro Hadirkan Revolusi Kecerdasan dan Performa
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA

iPhone Duo Hadirkan Revolusi Layar Lipat dengan Fitur Unggulan
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA


