Harga Emas Antam Naik Rp2.000 per Gram Hari Ini
Harga emas batangan Antam mengalami kenaikan tipis menjadi Rp2,594 juta per gram pada Senin, 12 Oktober, dengan selisih jual-beli mencapai Rp186 ribu per gram.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per gram pada perdagangan hari ini, Senin (12/10), menembus level Rp2,594 juta per gram. Kenaikan ini tercatat setelah posisi sebelumnya berada di Rp2,592 juta per gram pada hari Minggu. Penguatan ini berlaku untuk ukuran emas 1 gram, yang menjadi acuan utama dalam pergerakan harga logam mulia di pasar domestik.
Di sisi lain, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan, naik Rp7.000 menjadi Rp2,408 juta per gram. Pergerakan ini menunjukkan kecenderungan stabil di pasar perdagangan emas fisik, meski perubahan harga terjadi secara minor. Selisih antara harga jual dan harga beli kini berada pada kisaran Rp186.000 per gram, mencerminkan margin yang tetap konsisten dalam transaksi jual beli emas fisik.
Berdasarkan data dari platform distribusi logam mulia, harga emas BSI Gold berada di level Rp2,482 juta per gram, dengan harga buyback sebesar Rp2,352 juta. Sementara itu, emas dari Galeri24 dibanderol Rp2,532 juta per gram, sedangkan emas UBS dipasarkan pada harga Rp2,556 juta per gram. Perbedaan harga antar merek mencerminkan variasi biaya produksi, distribusi, dan kebijakan perusahaan.
Dengan kenaikan yang relatif kecil, harga emas Antam tetap menjadi acuan utama bagi pelaku pasar, terutama di kalangan investor dan masyarakat yang memilih emas sebagai instrumen penyimpan nilai. Pergerakan harga hari ini tidak menunjukkan gejolak signifikan, namun tetap menjadi perhatian bagi pengguna yang memantau dinamika pasar logam mulia secara berkala.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Terkoreksi 1% di Awal Sesi, Tekanan Global Picu Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,01% menjadi 6.032,32 akibat tekanan jual dan volatilitas pasar global yang memicu kekhawatiran ekonomi.
12 Oktober 2026

IHSG Melemah 1% Akibat Tekanan Sektor Utama
Indeks saham bergerak turun 1,01% ke level 6.032 akibat tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan material dasar, disertai sentimen global dari rilis data ekonomi penting.
12 Oktober 2026

MedcoEnergi Perkuat Posisi di Kutai dengan Akuisisi 10% Aset Gas Eni
MedcoEnergi resmi akuisisi 10% hak partisipasi non-operator di empat kontrak gas di Kutai, Kalimantan Timur, melalui kesepakatan dengan Eni, dengan penekanan pada ekspansi produksi dan potensi eksplorasi di wilayah produktif.
12 Oktober 2026

IHSG Terpuruk 2% di Sesi I Akibat Tekanan Jual Luas
Indeks harga saham gabungan anjlok 2% pada perdagangan Senin (12/10/2026), dipicu tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan barang baku.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kuat Menunjukkan Daya Beli Masyarakat Tetap Kokoh
Senin, 12 Oktober 2026, 15.28 WITA

Mendagri dan Mentan Perkuat Sinergi Swasembada Pangan Melalui BPP
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

ASII Perkuat Kendali di AUTO Lewat Tender Sukarela
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

China Perkuat Cadangan Emas, Dorong Stabilitas Ekonomi Global
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terkoreksi 2% di Sesi I, Tekanan Global dan MSCI Jadi Pemicu
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Investor Asing Jual Bersih Rp166 Miliar, IHSG Terkoreksi Tajam
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Aset FTX Kini Berubah Jadi Pendorong Revolusi AI
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

