Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini

Indeks saham utama turun 2% setelah asing melakukan penjualan bersih besar-besaran, namun tetap menunjukkan akumulasi di sepuluh emiten unggulan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada sesi perdagangan Senin (12/10/2026), menyentuh level terendah harian di 5.971,41 atau turun 2% dari posisi sebelumnya. Pada pukul 12.00 WIB, IHSG berada di 5.975,78, melemah 61,44 poin dari penutupan sebelumnya. Penurunan ini terjadi meski pembukaan pasar sempat berada di zona positif, menunjukkan tekanan jual yang kuat sepanjang sesi pertama.

Aksi jual asing menjadi pendorong utama penurunan, dengan total penjualan bersih (net foreign sell) mencapai Rp166,22 miliar. Dari total pembelian sebesar Rp1,58 triliun, penjualan asing mencapai Rp1,75 triliun. Pemimpin penjualan bersih asing adalah PT. Bumi Resources Tbk. (BUMI) dengan nilai penjualan bersih Rp44,40 miliar dan volume transaksi 251,49 juta saham. Di posisi kedua, PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tercatat sebagai saham dengan jual bersih Rp38,65 miliar.

Selain BUMI dan BBCA, asing juga melepas saham-saham lain secara signifikan, termasuk PT. Dharma Henwa Tbk. (DEWA), PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), dan PT. Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET). Di sisi lain, tercatat sejumlah emiten yang justru menjadi target akumulasi asing. PT. GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi saham paling banyak dibeli asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp133,02 miliar dan volume 4,76 miliar saham.

Saham-saham lain yang mendapat perhatian asing termasuk PT. Astra International Tbk. (ASII), PT. Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR), dan PT. Timah Tbk. (TINS). Selain itu, asing juga mengoleksi PT. Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN), PT. Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR), serta PT. Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH).

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya