Investor Asing Jual Bersih Rp166 Miliar, IHSG Terkoreksi Tajam
Pelemahan indeks dipicu aksi jual asing signifikan, dengan BUMI dan BBCA jadi sorotan utama penekan pasar.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penurunan tajam pada perdagangan sesi pertama Senin (12/10/2026), bergerak dari zona positif menjadi merah di akhir sesi. Pada pukul 12.00 WIB, indeks berada di level 5.975,78, turun 61,44 poin atau 1,93% dari penutupan sebelumnya. Pergerakan ini menandai penurunan terbesar sejak awal sesi, dengan level terendah hari ini mencapai 5.971,41, atau anjlok 2% dari posisi awal. Meski sempat dibuka menguat ke level 6.109,32 dan menyentuh puncak 6.128,72, tekanan jual menguasai pasar sejak pukul 10.00 WIB, menghantam sentimen positif awal.
Sektor infrastruktur menjadi yang paling terdampak dengan penurunan 6,70%, diikuti energi (turun 3,65%) dan barang baku (melemah 2,82%). Beberapa emiten utama seperti DSSA, BBCA, BREN, TPIA, dan GOTO menjadi faktor utama penekan indeks. Kinerja saham-saham ini berdampak langsung pada pergerakan indeks secara keseluruhan. Di sisi lain, pasar global juga memantau isu geopolitik, termasuk rencana AS membantu Arab Saudi menanggapi serangan Houthi, serta pertemuan IMF-Bank Dunia di Bangkok, yang menambah ketegangan sentimen investor.
Berdasarkan data dari Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp166,22 miliar di seluruh pasar selama sesi I. Nilai transaksi asing mencapai Rp3,33 triliun, dengan pembelian sebesar Rp1,58 triliun dan penjualan Rp1,75 triliun. Jual bersih terbesar terjadi pada PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) senilai Rp44,40 miliar, disusul BBCA sebesar Rp38,65 miliar, DEWA dengan Rp23,93 miliar, DSSA Rp19,34 miliar, serta INET, BDMN, ISAT, ANTM, dan PACK yang masing-masing tercatat jual bersih di kisaran Rp14 miliar. Tekanan jual ini menunjukkan sentimen hati-hati terhadap sektor yang dianggap berisiko tinggi.
Di sisi lain, terdapat sejumlah saham yang menjadi target akumulasi investor asing. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi yang paling banyak dibeli dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp133,02 miliar. ASII menempati posisi kedua dengan pembelian bersih Rp48,53 miliar, disusul ERAA (Rp12,35 miliar), SMGR (Rp11,78 miliar), TINS (Rp9,97 miliar), BRMS (Rp8,86 miliar), CPIN (Rp8,30 miliar), MEDC (Rp5,95 miliar), VKTR (Rp5,66 miliar), dan DOOH (Rp5,01 miliar). Pergerakan ini menunjukkan adanya ketertarikan terhadap sektor teknologi, otomotif, dan pertambangan yang dianggap memiliki prospek jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Terkoreksi 1% di Awal Sesi, Tekanan Global Picu Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,01% menjadi 6.032,32 akibat tekanan jual dan volatilitas pasar global yang memicu kekhawatiran ekonomi.
12 Oktober 2026

IHSG Melemah 1% Akibat Tekanan Sektor Utama
Indeks saham bergerak turun 1,01% ke level 6.032 akibat tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan material dasar, disertai sentimen global dari rilis data ekonomi penting.
12 Oktober 2026

MedcoEnergi Perkuat Posisi di Kutai dengan Akuisisi 10% Aset Gas Eni
MedcoEnergi resmi akuisisi 10% hak partisipasi non-operator di empat kontrak gas di Kutai, Kalimantan Timur, melalui kesepakatan dengan Eni, dengan penekanan pada ekspansi produksi dan potensi eksplorasi di wilayah produktif.
12 Oktober 2026

IHSG Terpuruk 2% di Sesi I Akibat Tekanan Jual Luas
Indeks harga saham gabungan anjlok 2% pada perdagangan Senin (12/10/2026), dipicu tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan barang baku.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kuat Menunjukkan Daya Beli Masyarakat Tetap Kokoh
Senin, 12 Oktober 2026, 15.28 WITA

Mendagri dan Mentan Perkuat Sinergi Swasembada Pangan Melalui BPP
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

ASII Perkuat Kendali di AUTO Lewat Tender Sukarela
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

China Perkuat Cadangan Emas, Dorong Stabilitas Ekonomi Global
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terkoreksi 2% di Sesi I, Tekanan Global dan MSCI Jadi Pemicu
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Aset FTX Kini Berubah Jadi Pendorong Revolusi AI
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Melemah di Akhir Pekan, Investor Pantau Data AS
Senin, 12 Oktober 2026, 15.25 WITA

