MedcoEnergi Perkuat Posisi di Kutai dengan Akuisisi 10% Aset Gas Eni
MedcoEnergi resmi akuisisi 10% hak partisipasi non-operator di empat kontrak gas di Kutai, Kalimantan Timur, melalui kesepakatan dengan Eni, dengan penekanan pada ekspansi produksi dan potensi eksplorasi di wilayah produktif.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) telah menyelesaikan kesepakatan strategis dengan Eni S.p.A. untuk mengambil alih hak partisipasi non-operator sebesar 10% di empat kontrak bagian hasil (Production Sharing Contract/PSC) yang berlokasi di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Empat PSC yang terlibat dalam transaksi ini adalah Muara Bakau, Ganal, West Ganal, dan East Ganal, yang dikelola secara operasional oleh Searah—konsorsium antara Eni dan PETRONAS.
Wilayah kerja yang menjadi objek akuisisi memiliki potensi tinggi sebagai pusat produksi dan pengembangan gas, termasuk area yang telah menghasilkan temuan gas besar seperti Geliga. Keberadaan aset ini menambah kekuatan operasional MedcoEnergi dalam rantai pasokan liquefied natural gas (LNG), sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor energi Indonesia.
CEO MedcoEnergi, Ronald Gunawan, menegaskan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas basis produksi dan memperdalam eksplorasi di wilayah yang telah terbukti prospektif. Ia menyebut bahwa transaksi ini tidak hanya memperkuat portofolio aset tetapi juga memanfaatkan infrastruktur dan kapasitas operasional berkelas global yang telah dibangun.
Proses akuisisi masih menunggu persetujuan final dari pihak pemerintah Indonesia sebagai syarat hukum agar transaksi dapat berlaku efektif. Dengan adanya dukungan regulasi yang diperoleh, MedcoEnergi berharap dapat mempercepat pengembangan aset dan meningkatkan kontribusi terhadap pasokan energi nasional dari wilayah Kalimantan Timur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Terkoreksi 1% di Awal Sesi, Tekanan Global Picu Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,01% menjadi 6.032,32 akibat tekanan jual dan volatilitas pasar global yang memicu kekhawatiran ekonomi.
12 Oktober 2026

IHSG Melemah 1% Akibat Tekanan Sektor Utama
Indeks saham bergerak turun 1,01% ke level 6.032 akibat tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan material dasar, disertai sentimen global dari rilis data ekonomi penting.
12 Oktober 2026

IHSG Terpuruk 2% di Sesi I Akibat Tekanan Jual Luas
Indeks harga saham gabungan anjlok 2% pada perdagangan Senin (12/10/2026), dipicu tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan barang baku.
12 Oktober 2026

ASII Perkuat Kendali di AUTO Lewat Tender Sukarela
ASII berencana meningkatkan kepemilikan saham di AUTO hingga maksimal 84,947% melalui penawaran tender sukarela seharga Rp3.600 per saham.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kuat Menunjukkan Daya Beli Masyarakat Tetap Kokoh
Senin, 12 Oktober 2026, 15.28 WITA

Mendagri dan Mentan Perkuat Sinergi Swasembada Pangan Melalui BPP
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

China Perkuat Cadangan Emas, Dorong Stabilitas Ekonomi Global
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terkoreksi 2% di Sesi I, Tekanan Global dan MSCI Jadi Pemicu
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Investor Asing Jual Bersih Rp166 Miliar, IHSG Terkoreksi Tajam
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Aset FTX Kini Berubah Jadi Pendorong Revolusi AI
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Melemah di Akhir Pekan, Investor Pantau Data AS
Senin, 12 Oktober 2026, 15.25 WITA

