IHSG Melemah 1% Akibat Tekanan Sektor Utama
Indeks saham bergerak turun 1,01% ke level 6.032 akibat tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan material dasar, disertai sentimen global dari rilis data ekonomi penting.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kecenderungan melemah pada awal sesi perdagangan Senin (12/10/2026), setelah sempat bergerak positif di awal hari. Pada pukul 10.42 WIB, indeks berada di posisi 6.032,32, turun 61,44 poin dari penutupan sebelumnya. Pergerakan ini menandai penurunan setelah sebelumnya dibuka di level 6.109,32 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.128,72. Pergerakan di zona merah terus berlanjut hingga menjelang pukul 10.00 WIB, menunjukkan dominasi penjual yang menguat.
Penurunan IHSG dipicu oleh kinerja buruk sejumlah sektor utama. Sektor infrastruktur menjadi pemicu utama dengan penurunan hingga 4,2%, disusul sektor energi yang turun 2,2% dan sektor material dasar yang melemah 1,3%. Beberapa emiten kunci menjadi penyumbang utama koreksi, seperti Barito Renewables Energy (BREN), Bank Central Asia (BBCA), Bayan Resources (BYAN), Dian Swastatika Sentosa (DSSA), dan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Di sisi lain, saham-saham seperti Astra International (ASII), Multipolar Technology (MLPT), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), serta Indofood Sukses Makmur (INDF) juga turut mendorong pelemahan indeks.
Pasar saham domestik menghadapi tekanan dari isu-isu global yang kian mengemuka. Pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bangkok, Thailand, menjadi perhatian utama, di mana para pejabat keuangan dunia akan membahas stabilitas ekonomi global, kenaikan suku bunga, dan tekanan utang publik. Agenda penting lainnya yang akan memengaruhi pasar adalah rilis data inflasi AS dan China, serta neraca perdagangan China pada hari Rabu, 14 Oktober 2026.
Data ekonomi dari kedua negara itu dinilai akan menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan moneter global. Inflasi AS pada Agustus masih berada di level 3,4% secara tahunan, sementara inflasi China mencapai 0,8% untuk konsumen dan 3,8% untuk produsen. Sementara itu, surplus perdagangan China pada Agustus mencapai US$119,09 miliar, didorong pertumbuhan ekspor 25% dan impor 28,2%. Pergerakan ini menarik perhatian pasar karena berpotensi memengaruhi permintaan komoditas dari Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IHSG Terkoreksi 1% di Awal Sesi, Tekanan Global Picu Pelemahan
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,01% menjadi 6.032,32 akibat tekanan jual dan volatilitas pasar global yang memicu kekhawatiran ekonomi.
12 Oktober 2026

MedcoEnergi Perkuat Posisi di Kutai dengan Akuisisi 10% Aset Gas Eni
MedcoEnergi resmi akuisisi 10% hak partisipasi non-operator di empat kontrak gas di Kutai, Kalimantan Timur, melalui kesepakatan dengan Eni, dengan penekanan pada ekspansi produksi dan potensi eksplorasi di wilayah produktif.
12 Oktober 2026

IHSG Terpuruk 2% di Sesi I Akibat Tekanan Jual Luas
Indeks harga saham gabungan anjlok 2% pada perdagangan Senin (12/10/2026), dipicu tekanan jual di sektor infrastruktur, energi, dan barang baku.
12 Oktober 2026

ASII Perkuat Kendali di AUTO Lewat Tender Sukarela
ASII berencana meningkatkan kepemilikan saham di AUTO hingga maksimal 84,947% melalui penawaran tender sukarela seharga Rp3.600 per saham.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kuat Menunjukkan Daya Beli Masyarakat Tetap Kokoh
Senin, 12 Oktober 2026, 15.28 WITA

Mendagri dan Mentan Perkuat Sinergi Swasembada Pangan Melalui BPP
Senin, 12 Oktober 2026, 15.27 WITA

China Perkuat Cadangan Emas, Dorong Stabilitas Ekonomi Global
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terkoreksi 2% di Sesi I, Tekanan Global dan MSCI Jadi Pemicu
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Terpuruk 2%, Asing Gandeng 10 Saham Ini
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Investor Asing Jual Bersih Rp166 Miliar, IHSG Terkoreksi Tajam
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

Aset FTX Kini Berubah Jadi Pendorong Revolusi AI
Senin, 12 Oktober 2026, 15.26 WITA

IHSG Melemah di Akhir Pekan, Investor Pantau Data AS
Senin, 12 Oktober 2026, 15.25 WITA

