IEU-CEPA Ditargetkan Berlaku Januari 2027
Pemerintah berupaya menuntaskan penandatanganan perjanjian dagang Indonesia-Uni Eropa pada akhir Oktober 2026 agar tidak terjadi kekosongan fasilitas tarif pasca berakhirnya GSP.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia menargetkan penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) pada akhir Oktober 2026, dengan harapan perjanjian tersebut mulai berlaku sejak Januari 2027. Langkah ini menjadi krusial untuk menghindari jeda dalam akses pasar bagi produk ekspor Indonesia ke Uni Eropa, terutama menyusul berakhirnya fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) pada akhir 2026. Menteri Perdagangan menyatakan bahwa kesepakatan substansial telah dicapai, dengan fokus utama pada penyelesaian masalah teknis terkait bahasa dokumen perjanjian.
Kendala yang masih muncul berasal dari Uni Eropa, khususnya mengenai penggunaan bahasa dalam dokumen resmi. Indonesia mengusulkan agar perjanjian ditandatangani dalam bahasa Indonesia dan Inggris, namun pihak Uni Eropa sedang meninjau apakah dokumen tersebut perlu diterjemahkan ke seluruh bahasa resmi negara anggota. Upaya diplomasi terus dilakukan, termasuk pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Prancis dalam forum G20, yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembahasan tersebut.
Dengan skema percepatan yang diusung, pemerintah berharap proses ratifikasi dapat diselesaikan sebelum Desember 2026, sehingga IEU-CEPA bisa berlaku efektif pada awal 2027. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian turut menegaskan komitmen penuh untuk menuntaskan penandatanganan pada Oktober, dengan melibatkan seluruh duta besar Uni Eropa di Jakarta. Penandatanganan kemungkinan akan dilangsungkan di ibu kota, sebagai bentuk perhatian terhadap pentingnya kerja sama ekonomi strategis ini.
Sebanyak 90 persen pos tarif Indonesia diperkirakan langsung dihapus setelah perjanjian berlaku, sementara sisanya akan diturunkan secara bertahap. Selain perdagangan, IEU-CEPA juga membuka peluang besar bagi investasi Eropa di sektor energi terbarukan, digital, keamanan siber, pertanian, manufaktur, serta teknologi dan inovasi. Proses konsultasi dengan DPR telah dilakukan, dengan pertimbangan penggunaan peraturan presiden guna mempercepat implementasi tanpa mengabaikan prosedur hukum yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Kematian seorang peneliti muda di laboratorium Siberia diduga disebabkan oleh infeksi pes paru, meski otoritas belum mengonfirmasi secara resmi.
7 Oktober 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Timnas Indonesia keluar sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang adu penalti 4-2 atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
7 Oktober 2026

Trump Dorong Kebijakan Militer Ekstrem, California Kecam Langsung
Pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kemungkinan kota besar AS hancur akibat Iran memicu kemarahan pejabat California, termasuk Gubernur Gavin Newsom, yang menilai pernyataan itu berbahaya dan tidak bertanggung jawab.
7 Oktober 2026

AS Setujui Penjualan Senjata Rp40 Triliun ke Tiga Negara Timur Tengah
Amerika Serikat menyetujui tiga transaksi senjata bernilai total US$2,27 miliar atau sekitar Rp40 triliun untuk Mesir, Kuwait, dan Uni Emirat Arab dalam konteks ketegangan regional yang meningkat.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Ilmuwan Belgia Francis Halzen Menangkan Nobel Fisika 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Wilayah Ini Waspada Hujan Lebat Akibat Dampak El Niño
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

