Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Anjlok 11% dalam Sejam, Pasar Syok Akibat Tekanan Jual Masif

Indeks Harga Saham Gabungan merosot 11% ke level 5.227,01 pada pukul 10.31 WIB, mencatat penurunan tajam akibat tekanan jual berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
IHSG Anjlok 11% dalam Sejam, Pasar Syok Akibat Tekanan Jual Masif📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pasar modal Indonesia mengalami koreksi tajam pada hari ini, ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh level terendah harian di 5.193,22 sebelum rebound sebentar sebelum kembali melemah. Hingga pukul 10.31 WIB, indeks acuan Bursa Efek Indonesia berada di posisi 5.227,01, merosot 636,77 poin atau 10,86% dari pembukaan. Penurunan ini terjadi dalam rentang waktu yang singkat, menunjukkan kerentanan pasar terhadap sentimen negatif.

Awal perdagangan dibuka di level 5.393,92 pada pukul 09.00 WIB, dengan koreksi 8,01% sejak pembukaan. Dalam waktu kurang dari satu jam, tekanan jual dari pelaku pasar mengakibatkan indeks terus melorot, menandai salah satu penurunan paling dalam dalam sejarah perdagangan terkini. Meski sempat rebound ke level tertinggi harian 5.404,51—yang hanya sedikit lebih tinggi dari harga pembukaan—pergerakan ini tidak mampu menahan arus penjualan yang terus mengalir.

Volume perdagangan mencapai 61,6 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp1,73 triliun, menunjukkan tingkat aktivitas tinggi yang didominasi oleh penjualan. Pergerakan ini menunjukkan ketidakpastian besar di kalangan investor, yang mulai menarik posisi akibat kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi makro dan kebijakan keuangan global.

Kondisi ini menyoroti kerentanan pasar terhadap volatilitas eksternal, meski tidak disertai perubahan fundamental besar dalam laporan keuangan emiten utama. Penurunan tajam ini menjadi peringatan bagi para pelaku pasar akan pentingnya manajemen risiko dalam menghadapi fluktuasi pasar yang cepat dan intens.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya