IHSG Tersendat 30 Menit Usai Anjlok 8% di Pembukaan
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan pada Jumat, 16 Oktober 2026, setelah IHSG turun 8% pada pembukaan sesi pertama.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.08 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 109x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mengalami hentian sementara pada pukul 08:58:00 WIB, tepat setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh ambang penurunan 8% pada pembukaan perdagangan sesi I. Keputusan tersebut diambil untuk menstabilkan pasar dan mencegah gejolak berkelanjutan, sesuai aturan yang mengatur mekanisme trading halt.
IHSG dibuka di level 5.393,92, mengalami penurunan signifikan sebesar 469,86 poin atau 8,01% dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya di 5.863,78. Pergerakan ini mencatatkan penurunan terbesar sejak awal tahun, memicu respons cepat dari otoritas pasar modal. Perdagangan akan dilanjutkan kembali pada pukul 09:28:00 WIB tanpa perubahan jadwal rutin.
Proses penghentian dilakukan berdasarkan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas serta Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00002/BEI/04-2025, yang menjadi dasar penanganan fluktuasi pasar ekstrem. Langkah ini diambil untuk menjaga keteraturan, keadilan, dan efisiensi transaksi di pasar modal nasional.
Volume perdagangan pada periode awal mencatat 53,6 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp922,33 miliar. Pasar tetap terpantau rentan terhadap tekanan dari faktor eksternal, termasuk kebijakan terbaru dari MSCI, data inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi, serta ketegangan geopolitik global yang berdampak pada sentimen investor.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

